Opini Publik

Pendidikan Karakter Berbasis Musik Panting

“HAMPIR semua orang beranggapan bahwa musik itu menyenagkan sehingga jika anak-anak saat ini lebih menyibukkan dirinya kepada hal-hal ini"

Pendidikan Karakter Berbasis Musik Panting
istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri
Anak sedang membaca buku Pusling di PT Adaro 

Bahkan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan presentasi pendidikan karakter berbasis musik untuk anak sekolah dasar di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Acara tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Musik Sastra Indonesia(YMSI) dengan narasumber Ananda Sukarlan yang merupakan pianis asal Indonesia.

Beliau mengatakan bahwa, “Dengan bermain musik maka karakter bangsa dapat terbangun”. Ini tentunya berdasar pada fakta yang ada dimana banyaknya anak-anak yang bermain musik mampu menumbuhkan sikap toleransi, menghargai adanya perbedaan dan tak saling menjelekkan satu sama lain. Seperti sekelompok tim musik yang terdiri dari anak tuna rungu dan anak normal yang mereka bermain alat musik biola bersama-sama.

Musik Bentuk Karakter Positif
Bermain musik juga akan memacu timbulnya karakter positif yang ada di dalam diri seseorang. Intinya musik dapat melatih perasaan seseorang. Menurut Direktorat Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengemukakan bahwa “Musik begitu bertenaga, bahkan mampu mengatasi hambatan-hambatan fisik yang dimiliki oleh seseorang, Anak bermain musik memiliki kepercayaan diri yang tinggi, kemampuan mendengarkan juga kemampuan bekerja sama dalam kelompok.”

Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid menambahkan bahwa “Musik menjadi bagian dari pendidikan karakter dianggap penting karena yang dilakukan tidak hanya melatih kepandaian dan keterampilan anak dalam bermain musik tapi juga mampu membangun karakter melalui medium musik.”

Musik merupakan bagian dari kesenian yang pada umumnya digemari oleh semua kalangan, baik ia tidak bisa bermain musik maupun seseorang yang pandai dalam bermain musik. Staff Ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bidang pengembangan karakter mengungkapkan bahwa “Salah satu upaya membekali karakter kepada anak-anak adalah melalui kegiatan kesenian. Kesenian memegang peranan penting dalam koridor pengembangan karakter.”

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa “Pendidikan seni musik juga dapat menumbuhkan sikap emosional yang seimbang. Seni musik ini merupakan terobosan dan inovasi yang kita hargai. Melalui seni musik, pendidikan karakter yang menyenangkan dan mencerahkan akan diwujudkan dengan baik.”

Seperti halnya musik tradisional khas Kalimantan Selatan yaitu musik panting. Alat musik ini dimainkan secara dipetik dengan bentuk alat musik menyerupai gabus arab dengan ukuran kecil dan memiliki senar. Musik ini mulanya berasal dari daerah Tapin Kalimantan Selatan yang dimainkan secara solo atau individu. Dinamai musik panting karena permainan musik didominasi oleh alat yang bernama panting. Musik panting terdiri dari alat musik berupa panting, babun, gong, biola, suling bambu, ketipak dan tamburin.

Tak banyak generasi muda yang mengetahui sejarah dan perkembangan musik panting di Kalimantan Selatan. Akibatnya hanya sedikit jumlah komunitas panting yang menjamur di Kalimantan Selatan. Padahal jika dikembangkan secara berkesinambungan maka akan mampu menjadi salah satu Icon baru di Kalimantan Selatan yang dapat mengangkat nama daerah tidak hanya pada tingkat nasional tapi juga Internasional. Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka dikhawatirkan musik panting akan berangsur-angsur mengalami kepunuhan bahkan diklaim sebagai musik tradisional negara lain.

Tentunya sebelum hal ini terjadi harus ada upaya pencegahan dini melalui dunia pendidikan khususnya dalam mengembangkan karakter positif.

Pemanfaatan musik panting sebagai project dalam pendidikan karakter memiliki beberapa keunggulan yang tidak hanya mampu mengembangkan karakter positif siswa namun juga mampu menghasilkan pengetahuan, keterampilan dan prestasi.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved