Kriminalitas Kabupaten Banjar

Sambut 2019- Polres Banjar Sisakan Kasus Pengancaman Anggota DPRD dan Perampokan Driver Taksi Online

Penghujung 2018, Polres Banjar menggelar konfrensi pers pengungkapan kasus yang dituntaskan sepanjang tahun, Senin (31/12).

Sambut 2019- Polres Banjar Sisakan Kasus Pengancaman Anggota DPRD dan Perampokan Driver Taksi Online
Humas Polres Banjar
Penghujung 2018, Polres Banjar menggelar konfrensi pers pengungkapan kasus yang dituntaskan sepanjang tahun, Senin (31/12). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penghujung 2018, Polres Banjar menggelar konfrensi pers pengungkapan kasus yang dituntaskan sepanjang tahun, Senin (31/12).

Kasus pembunuhan yang menghebohkan seperti pemenggalan kepala dan pembunuhan perempuan dalam mobil swift tuntas hanya dalam waktu 1x24 jam, hanya saja masih ada kasus yang cukup menarik perhatian namun belum tuntas di tahun ini.

Yakni seperti laporan Anggota DPRD Banjar, H Akhmad Rozanie Himawan Nugraha atas pengancaman dirinya oleh Kepala Disbudpar Kabupaten Banjar, Haris Rifani dan juga belum terungkapnya laporan driver online di Polsek Sungaitabuk terkait perampokan mobil Toyota Ayla DA 8066 AZ warna putih, korban bernama Dwi Kartiyugo.

Wakil Kapolres Banjar, Kompol Yosep Edward Purba didampingi Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan mengatakan, dalam pengusutan laporan anggota DPRD Banjar, Akhmad Rozanie Himawan Nugraha atas dugaan pengancaman dirinya melibatkan saksi ahli, sehingga tidak bisa cepat selesai. Pihaknya masih melakukan perbandingan-perbandingan dari keterangan saksi ahli, karena yang dilaporkan menggunakan bahasa daerah.

Baca: 33 Kata-kata Mutiara & Ucapan Selamat Tahun Baru 2019 dalam Bahasa Inggris: Happy New Year 2019

Baca: Peserta Kemah Bakti Pemuda Berhamburan Menyelamatkan Diri, Angin Kencang Terjang 17 Tenda Acara

Baca: Puluhan Tersangka Tertunduk Malu di Mapolres HSS, Lihat Polisi Beberkan Perbuatan Kejahatannya

Baca: Jelang Tahun Baru 2019, Maia Estianty Unggah 9 Foto Terbaik Best Nine 2018, Semua Tentang Pria ini

"Masih terus kami dalami, membandingkan saksi ahli. Sedangkan terkait laporan driver online, masih dalam pengembangan dan mengejar pelaku karena sudah mengantongi identitas pelaku," katanya.

Diungkapkannya, jumlah perkara di Satuan Reskrim Polres Banjar yakni ada 8 kasus. Terdiri dari Satreskrim ada empat kasus, pidana umum sebanyak satu kasus, tipidkor sebanyak dua kasus yakni korupsi dana desa di Kahelaan yang sudah P21 tahap dua, dan tipidter ada satu kasus dengan tersangkanya Kai Aban, lokasi kejadian di Kecamatan Simpangempat.

Barangbukti dalam kasus itu, satu unit mobil Mitsubishi Kuda VB5W GLX warna hitam Nomor Polisi KT2678 AK, pada tangki mobil tersebut dimodifikasi dengan kapasitas 50 liter yang didalamnya berisikan BBM jenis solar sebanyak 20 liter yang dihubungkan dengan selang guna menyedot atau memindahkan BBM jenis solar dari dalam tangki ke jerigen yang berada didalam mobil tersebut yang berisikan dua jerigen kapasitas 35 liter yang berisi masing-masing sebanyak 30 liter.

Satu unit mobil Izusu Panther TBR 54 Jenis Pick Up warna hitam Nomor Pol DA 9201 PB, pada tangki mobil tersebut dimodifikasi dan kapasitas dirubah yang didalamnya berisikan BBM jenis solar sebanyak 80 liter. Serta 30 jerigen kapasitas 25 liter yang berisi masing-masing BBM jenis solar dengan total 660 liter.

Ditingkat Polsek Jajaran, Polsek Gambut ada satu kasus pembunuhan, Polsek Belimbing ada satu kasus senjata tajam, Polsek Martapura Kota ada satu kasus pemerasan dan Polsek Smabungmakmur ada satu kasus penaniayaan.

Sedangkan Satuan Narkoba, Kasat Narkoba Iptu Jarkasi mengatakan, jumlah perkara ada sebanyak 186 kasus dengan jumlah tersangka ada 232 orang, terdiri dari pria sebanyak 216 orang, perempuan sebanyak 16 orang dan anak-anak satu orang. Barang bukti yang diamankan, ektasi 358 butir, ganja 314,6 gram, sabu-sabu sebanyak 418,52 gram, psikotropika sebanyak 1.410 butir, obat keras terdiri dari Carno, Dextro, Valdimes total sebanyak 25.117 butir dan minuman keras 146,2 liter.

Baca: Sebanyak 175 Personil Polres Banjarbaru Diturunkan Amankan Malam Tahun Baru 2019

Baca: Puluhan Tersangka Tertunduk Malu di Mapolres HSS, Lihat Polisi Beberkan Perbuatan Kejahatannya

"Sungaitabuk menjadi daerah paling rawan narkoba karena secara geografis memang berbatasan dengan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Baritokuala, masyarakat menyalahgunakan narkoba," ucap Jarkasi.

Pemusnahan barang bukti di Satnarkoba, sabu-sabu sebanyak 200,02 gram, psikotropika 300 butir, obat keras 600 butir serta ada temuan dilembaga pemasyarakat untuk sabu-sabu sebanyak 324,46 gram, psikotropika sebanyak 586 butir, sehingga jumlah yang dimusnahkan sabu-sabu sebanyak 542,84 gram, psikotropika 886 butir, obat keras 600 butir.

Kejadian kecelakaan lalulintas yang ditangani Satlantas Polres Banjar, Kanit Laka, Ipda Marjuki mengungkapkan, pada 2016 ada 165 kejadian, korban meninggal dunia sebanyak 84 orang, luka berat sebanyak 19 orang, luka ringan sebanyak 198 orang. Dibandingkan dengan 2018, ada kejadian sebanyak 69, korban meninggal dunia ada 50 orang, luka berat sebanyak 15 orang, luka ringan sebanyak 42 orang.

"Melihat data yang ada, artinya ada penurunan," ucap Ipda Marjuki seraya menunjukan barang bukti sepeda motor yang diamankan karena kecelakaan lalulintas. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved