Nomor Punggung Keramat Barito Putera

Soal Nomor Punggung 88 yang 'Dikeramatkan', Begini Kata Manajer Barito Putera

Pria yang akrab disapa Hasnur ini pun menepis bahwa nomor punggung 88 tersebut dikeramatkan, melainkan untuk menghormati tim.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Elpianur Achmad

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terkait dengan adanya kebijakan melarang pemain mengenakan nomor punggung 88 ini pun tak ditampik oleh owner sekaligus manajer Barito Putera yakni Hasnuryadi Sulaiman.

Pria yang akrab disapa Hasnur ini pun menepis bahwa nomor punggung 88 tersebut dikeramatkan, melainkan untuk menghormati tim.

"Tidak dikeramatkan sebetulnya, tapi 88 itu simbol dari tahun lahir Barito Putera 1988," ujar Hasnur.

Hasnur pun membenarkan bahwa nomor punggung 88 pernah digunakan oleh pemain Barito yakni Yongki Aribowo.

Baca: Ini Satu-satuya Pemain yang Pernah Menggunakan Nomor Punggung Keramat di Barito Putera

Baca: Adhit Paham Mengenai Nomor Punggung yang Dikeramatkan di Tim Barito Putera

Baca: Ini Nomor Punggung yang Dikeramatkan di Tim Barito Putera, Terkait Sejarah Berdiri Klub

Baca: 30 Kata Mutiara untuk Ucapan Selamat Tahun Baru 2019, Kirim via WhatsApp, Facebook, Instagram

"Memang sempat dipakai Yongki nomor tersebut. Tapi atas kesepakatan bersama saja supaya tida ada iri dan sebagainya, karena mungkin saja banyak yang mau juga menggunakan nomor itu. Agar adil, sebaiknya nomor tersebut tidak digunakan untuk menghormati simbol berdirinya Barito," jelasnya.

Yongki Aribowo
Yongki Aribowo ()

Ditanya mengenai sampai kapan pemain dilarang mengenakan nomor punggung 88 tersebut, Hasnur pun mengisyaratakan seterusnnya.

"Selama saya masih di Barito, mungkin selama itu juga tidak boleh digunakan nomor itu," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved