Selebrita

Amanah Bani Seventeen Soal Formasi Baru dan Kisah Lirik Lagu Kemarin Akhirnya Diungkap Produser Ini

Amanah Bani Seventeen Soal Formasi Baru dan Kisah Lirik Lagu Kemarin Akhirnya Diungkap Produser Ini

Amanah Bani Seventeen Soal Formasi Baru dan Kisah Lirik Lagu Kemarin Akhirnya Diungkap Produser Ini
Instagram/seventeenbandid
Band Seventeen 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Produser dan sahabat para anggota grup band Seventeen Tomo Widayat ungkap amanah Bani Seventeen dan bercita tentang kisah di balik pembuatan lagu baru Seventeen sebelum terjadinya Tsunami Banten.

Tomo Widayat dari Tom & Tam Production juga merupakan produser dari 5 lagu baru karya Seventeen. Di antara 5 lagu, satu lagu Seventeen yang paling menjadi sorotan berjudul Kemarin.

Lagu Kemarin dari Seventeen tersebut satu-satunya lagu yang paling dianggap pilu. Karena liriknya yang seolah-olah bercerita tentang kematian. Jauh sebelum adanya kejadian tsunami Banten.

Menurut pengakuan Tomo seperti terekam dalam video buatan Erix Soekamti, lagu Kemarin karya Seventeen tersebut disetorkan oleh Gitaris Seventeen, Herman Sikumbang.

Baca: Ifan Seventeen Akhirnya Bisa Jawab Pertanyaan Menyentuh Dylan Sahara, Diselingi Lagu Lady Gaga

Baca: Cara Wudhu Sandiaga Uno saat Kampanye Pilpres 2019 Dikomentari Mahfud MD, Netizen Gaduh

Baca: Klarifikasi Via Vallen Soal Isu Jadi Tersangka Kasus Endorse Kosmetik Ilegal di Polda Jatim

Baca: Adik Gus Dur Buka-bukaan Soal Dukungan NU ke Prabowo Maupun Jokowi di Pilpres 2019

Pada video yang diunggah Senin (31/12/2018), Tomo menceritakan tentang pembuatan lagu tersebut.

"Di antara 5 lagu, lagu Kemarin memang paling gelap, nuansanya paling gelap, paling minor, dan paling sedih," cerita Tomo.

Setelah disodori lagu Kemarin versi mentahnya, Tomo kemudian diminta untuk mengaransemen musiknya.

"Tugas saya mendramatisir kesedihan agar lagu itu jadi lebih sedih lagi," katanya.

Tomo pun juga sempat mempertanyakan soal potongan lirik yang tertulis pada lirik lagu Kemarin.

Potongan lirik yang dimaksud yang berbunyi, "semoga tenang kau di sana, selamanya".

Ifan Seventeen ceritakan detik-detik ia berusaha menyelamatkan diri saat tsunami Banten menerjang, terapung-apung di laut.
Ifan Seventeen ceritakan detik-detik ia berusaha menyelamatkan diri saat tsunami Banten menerjang, terapung-apung di laut. (Instagram/ifanseventeen)
Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved