Berita Banjarbaru

Ini Catatan Lengkap Keimigrasian di 2018, Ada Peningkatan Penerbitan Paspor, Ini Penyebabnya

Sepanjang tahun 2018 di Kantor Imigrasi (Kanim Batulicin) terjadi peningkatan pelayanan Keimigrasian bagi WNI yaitu dalam hal penerbitan Paspor.

Ini Catatan Lengkap Keimigrasian di 2018, Ada Peningkatan Penerbitan Paspor, Ini Penyebabnya
HO/Kantor Imigrasi
Pelayanan di Kantor Imigrasi Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sepanjang tahun 2018 di Kantor Imigrasi (Kanim Batulicin) terjadi peningkatan pelayanan Keimigrasian bagi WNI yaitu dalam hal penerbitan Paspor.

Jika pada tahun 2017 penerbitan paspor adalah sebanyak 3.178 maka pada tahun 2018 menjadi 3.995. Peningkatan ini terjadi sehubungan dengan banyaknya WNI yang melakukan perjalanan Ibadah Umroh.
Hal itu disampaikan Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan Dodi Karnida, Selasa (1/12) berdasar laporan Kanim Batulicin.

Catatan 2018 juga disampaikan Dodi, bahwa untuk pelayanan terhadap Warga Negara Asing, terdapat Pengeluaran Izin Tinggal Kunjungan (ITK) maksimum 6 bulan yaitu tahun 2018 adalah sebanyak 113 sedangkan tahun 2017 sebanyak 146, sehingga terjadi penurunan sebanyak 33 orang.

Sedangkan untuk penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maksimum 2 tahun telah ditebitkan sebanyak 107 pada tahun 2018 dan 69 pada tahun 2017.

Baca: Akhirnya! Aura Kasih Pamerkan Foto Pernikahan dengan Eryck Amaral, Lihat Keseruannya

Khusus untuk Izin Tinggal Tetap (ITAP) seumur hidup, selama tahun 2018 dan 2017 ini jumlahnya tetap yaitu sebanyak 2 orang saja yaitu untuk WN Australia dan WN Philippina yang memiliki isteri WNI.

"Bagi WN Australia dan WN Philippina ini jika mereka berminat untuk menjadi WNI maka persyaratannya menjadi semakin mudah karena mereka telah memegang ITAP/berstatus Penduduk Tetap," katanya.

Pelayanan keimigraisan ini di Kanim Batulicin ini memang relativ kecil karena wilayah kerja Kanim Batulicin hanya meliputi dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Tetapi selain melakukan pelayanan Izin Tinggal bagi WNA dan penerbitan paspor bagi WNI, Kanim Batulicin juga melakukan pemeriksaan Izin Masuk dan Izin Keluar Awak Kapal (Crew) baik WNA maupun WNI di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Laut Kotabaru.

Baca: Peristiwa Aneh di Makam Andi Seventeen, Korban Tsunami Banten Dirasakan Erix Soekamti

Kapal-kapal ini tentu saja bukan kapal-kapal domestic melainkan kapal-kapal internasional pengangkut barang ekspor impor.

Pada penegakkan hukum keimigrasian, pada tahun 2018 kemarin Kanim Batulicin telah melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pedeportasian yaitu terhadap tujuh orang WNA masing-masing 3 orang RRT dan Malaysia serta 1 orang Thailand karena mereka terbukti telah melakukan penyalahgunaan Izin Tinggal sehubungan kegiatan yang tidak sesuai dengan Visa Kunjungan yang dimilikinya sepeti berada di suatu tempat kerja. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved