Breaking News:

Berita Banjarmasin

Seleksi Pegawai BPN Penuh Kejanggalan, Terkesan Abal-abal, Para Peserta Test Mengadu ke Ombudsman

Beberapa peserta tes di lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel mendatangi Kantor Ombudsman Perwakilan Kalsel di Jalan S Parman

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (1/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa peserta tes di lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel mendatangi Kantor Ombudsman Perwakilan Kalsel di Jalan S Parman Banjarmasin, Senin (31/12).

Kedatangan mereka terkait seleksi pegawai BPN yang diduga tak transparan, tidak profesional, dan terkesan abal-abal.

Kedatangan para peserta itu diterima Kepala Ombudsman Noorhalis Majid dan para asisten ombudsman bidang penerimaan laporan.

“Proses seleksi BPN Kalsel sudah selesai. Kami melihat seleksinya tidak transparan,” kata salah satu peserta seleksi pegawai non PNS BPN di kantor Ombudsman Kalsel.

Baca: Ammar Zoni dan Irish Bella Pajang Foto Pelukan Saat Malam Tahun Baru 2019, Giorgino Abraham?

Baca: Ustadz Abdul Somad Sebut Soal Botol Miras dan Mabuk di Aceh dalam Postingannya di Tahun Baru 2019

Baca: Link Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 Kemensetneg, Cek Syarat Peserta Lolos Tak via sscn.bkn.go.id

Baca: KalselPedia: Inilah Pembudidaya Jamur di Kalsel

Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Noorhalis Majid, saat dikonfirmasi menyatakan ada dua substansi yang dilaporkan oleh para pelamar pegawai non PNS BPN provinsi setempat.

Pertama, ada beberapa peserta tes yang sudah mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari tahap administrasi, test tertulis, test wawancara, namun pas tiba pengumuman, dinyatakan tidak ada formasinya.

Menurut Noorhalis, atas hal ini mereka menganggap dipermainkan, kebohongan publik, dan tentu saja menggambarkan BPN sangat tidak profesional.

Semestinya kalau tidak ada formasi, disampaikan di awal saat pendaftaran atau saat seleksi administrasi.

Lebih lanjut Noorhalis menjelaskan substansi kedua, pendaftaran pada formasi APU ditutup dengan jumlah 81 orang.

Kemudian setelah pengumuman pendaftar, ternyata lebih 100 orang.

Dan setelah proses seleksi berakhir, pendaftar umum dari 1 sampai 81 orang tadi tidak satupun yang lolos.

“Setelah dicermati yang lolos nomor pesertanya urut, Namun diumumkan nomornya acak. Sepertinya agar tidak kentara bahwa yang lulus adalah dari satu kelompok yang memang sudah dikehendaki.” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Ombudsman akan mempelajari dan segera menyampaikan klarifikasi, meminta penjelasan dan menanyakan sejumlah kejanggalan sebagaimana disampaikan para pelapor pelamar pegawai non PNS BPN Kalsel.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved