Jumlah Korban Tanah Longsor Sukabumi Hingga Rabu (2/1), 15 Orang Meninggal, Lainnya Tertimbun

Jumlah Korban Tanah Longsor Sukabumi Hingga Rabu (2/1), 15 Orang Meninggal, Lainnya Tertimbun

Jumlah Korban Tanah Longsor Sukabumi Hingga Rabu (2/1), 15 Orang Meninggal, Lainnya Tertimbun
istimewa/ BNPB
Kondisi longsor di Cisolok Sukabumi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jumlah korban longsor warga dusun Cimapag Kecamatan Cisolok Sukabumi yang diindikasi tertimbun sebanyak 35 orang. Sehingga yang belum ditemukan berjumlah 20 orang. 

Pencarian korban berjalan lamban karena hujan dan longsor susulan terjadi di lokasi longsor sungguh menyulitkan semua pihak yang terlibat untuk melakukan evakuasi lanjutan.

Evakuasi korban longsor dilakukan tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD hingga relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

Evakuasi korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dihentikan sementara sore ini, Selasa (1/1/2019).

Baca: Kisah Asmara Syahrini dan Reino Barack Disebut Makin Dekat dan Berujung Menikah? Luna Maya Move On

Baca: Ezra Walian Enggan Gabung, Ini Daftar Terbaru Pemain Buruan Persib Bandung di Liga 1 2019

Baca: Sinyal Hansamu Yama untuk Segera Gabung Persebaya Surabaya, Sebut Andik Vermansyah dan Evan Dimas

Baca: Hasil Akhir Cardiff City vs Tottenham Hotspur Liga Inggris, Skor Akhir 0-3, Geser Man City

Kapenrem 061/Surya Kancana, Mayor Inf Ratno Sudarmadi, mengatakan bahwa selain langit mulai gelap, cuaca juga kurang mendukung.

"Kondisi hujan dan sudah sore, besok pagi dilanjutkan lagi, mencari 24 orang lagi yang diduga masih tertimbun longsor," kata Ratno kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (1/1/2019).

Pantauan TribunnewsBogor.com, tim evakuasi gabungan sejak pukul 17.00 WIB berangsur-angsur meninggalkan lokasi longsor.

Termasuk alat berat yang juga diterjunkan untuk membantu evakuasi.

Selain itu, tim evakuasi juga membuka posko evakuasi dan posko laporan orang hilang menggunakan gedung sekolah SMPN 3 Cisolok.

Akses masuk ke kawasan Kampung Cimapag sendiri terpantau cukup terjal karena di area perbukitan ditambah jalan aspal yang rusak parah.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved