Berita Kalteng

Bulog Gelar Operasi Pasar Setiap Hari, Antisipasi Inflasi di Kalteng

Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID), Kamis (3/1/2019) melakukan rapat evaluasi untuk memantau kenaikan harga barang di pasaran.

Bulog Gelar Operasi Pasar Setiap Hari, Antisipasi Inflasi di Kalteng
tribunkalteng.com/faturahman
Enam ton beras Bulog disalurkan ke Pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangkaraya, untuk mengantisipasi permainan harga oleh oknum tertentu.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID), Kamis (3/1/2019) melakukan rapat evaluasi untuk memantau kenaikan harga barang di pasaran terutama di Sampit dan Palangkaraya.

Sesuai dengan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, tercatat dalam Bulan Desember 2018, Kalteng masuk peringkat keenam untuk Kota Sampit dan Palangkaraya angka inflasi tertinggi kota se Indonesia.

Inflasi di Palangkaraya (1,07 persen) dan Sampit (1,47 persen), dua kota tersebut menempati peringkat ke-13 dan
ke-6 kota inflasi tertinggi di tingkat nasional. Ini menjadi sorotan Pengurus TPID Kalteng yang kemudian dalam Bulan Januari 2018 melakukan berbagai upaya agar tidak terjadi inflasi.

Kepala Bulog Kalteng, Faisal, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menstabilkan harga sembako salah satunya beras dengan melakukan operasi pasar sembako murah setiap harinya." Sok beras Bulog saat ini digudang mencapai 7.900 ton, cukup untuk tujuh bulan kedepan," ujarnya.

Baca: Respons Maia Estianty Tentang Karma yang Sedang Bersama Irwan Mussry Al El Dul, Sindir Ahmad Dhani?

Baca: 33 Link Pengumuman Hasil CPNS 2018, Hasil Tes SKB Dari Kemenkes Kemenkumham Hingga Kemenkeu

Baca: Pria Tak Punya Identitas Tewas Dianiaya, Ada Tato Bertuliskan Winda Yang Selalu Tersakiti

Dikatakan, dalam Bulan Maret 2019 mendatang, pihaknya kembali melakukan penyerapan pengadaan pada sentra - sentra produksi beras lokal."Ini seperti di Kapuas, Pulangpisau,Pagatan yang cukup banyak memproduksi beras lokal, juga akan menambah stok yang ada," ujarnya.

Bukan hanya itu, pihak Bulog Kalteng juga terus menyuplai Rumah Pakan Kita (RPK) untuk produksi beras maupun daging beku maupun daging ayam beku agar harga bisa tetap stabil, sehingga bisa mencegah terjadinya inflasi," ujarnya lagi.

Sementara itu, Asisten II Setdaprov Kalteng, yang juga adalah pengurus TPID Kalteng, H Nurul Eddy, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga sembako dilapangan dan melakukan upaya antisipasi ketika terjadi kenaikkan harga.

"Sembako akan kami pantau terus, agar tetap stabil," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved