Liga 1 2019

Dugaan Suap dan Pengaturan Skor Hambat PT LIB Gelar Persiapan Liga 1 2019

Dugaan Suap dan Pengaturan Skor Hambat PT LIB Gelar Persiapan Liga 1 2019

Dugaan Suap dan Pengaturan Skor Hambat PT LIB Gelar Persiapan Liga 1 2019
Feri Setiawan/Superball.ID
COO dan CEO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy dan Risha Adi Wijaya di Kantor LIB, Menara Mandiri, Jakarta, Jumat (4/1/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT LIB juga ikut mendapatkan panggilan dari Satgas Antimafia Bola dalam pengusutan dugaan skandal yang mencoreng sepak bola Indonesia ini.

Satgas Anti Mafia Bola memanggil PT LIB untuk dimintai keterangan tambahan menyoal kasus suap dan pengaturan skor yang belakangan mulai terendus oleh publik.

Skandal suap dan pengaturan skor yang belakangan mencuat ke permukaan diklaim ikut mempengaruhi operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam mempersiapkan Liga 1 2019.

Pemanggilan PT LIB oleh Satgas Anti Mafia Bola nyatanya sedikit berpengaruh dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola musim depan.

Baca: PT LIB Ungkap Praktik Pengaturan Skor Buat Sepakbola Indonesia Terancam Tak Dapat Sponsor

Baca: Nagita Slavina Tuliskan Nama Khusus Ayah Rafathar, Raffi Ahmad di Ponsel Bukan Papah Sayang Baby

Baca: Buka Bukaan Youtuber Ria Ricis Hasilkan 3,6 Miliar Per Tahun, Rosiana Langsung Sebut Sri Mulyani

Baca: Respons Irwan Mussry Kembali Ditinggal Maia Estianty Dul Jaelani dan Al Ghazali Untuk Umrah

Chief Executif Officer (CEO) PT LIB, Risha Adi Wijaya mengatakan jika adanya kasus suap dan pengaturan skor ini berdampak ke beberapa sektor.

"Memang sebenarnya ini menjadi lebih luas akibat permasalahan ini berdampak pada komersial," kata Risha Adi Wijaya di Kantor LIB, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).

"Kami sudah siapkan beberapa hal untuk menjadi partner kami dalam persiapan di musim 2019," ujarnya menambahkan.

Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2
Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2 (Instagram Mata Najwa)

Namun Risha memastikan jika persiapan PT LIB dalam menghadapi kompetisi musim depan terus berjalan dengan sesuai rencana.

"Secara value pasti terganggu, tapi kami masih berjalan seperti apa kedepannya. Tapi saya pastikan persiapannya tetep berjalan," ucap Risha menambahkan.

Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Persib Bandung itu akan segera melakukan diskusi dengan para petinggi PSSI mengenai kasus yang tengah marak beredar saat ini.

"Pemegang saham PSSI dan klub Liga 1, itu juga setelah dilaksanakan setelah rupa dan akan didikusikan hal itu."

"Saat ini tidak ada pembicaraan apa yang terjadi dengan pemegang saham," ucap Risha Adi Wijaya.(Bolasport)

Berita ini tayang di Bolasport

Editor: Restudia
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved