KalselPedia

KalselPedia - Keindahan Bangunan Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu Mirip Sidney Opera House

Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu berada di kawasan perkantoran Pemerintahan Kabupaten Tanahbumbu. Persisnya, bangunan ini berada di sini

KalselPedia - Keindahan Bangunan Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu Mirip Sidney Opera House
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu di wilayah Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatam Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu berada di kawasan perkantoran Pemerintahan Kabupaten Tanahbumbu. Persisnya, bangunan ini berada di wilayah Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatam Batulicin, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.

Masjid ini berdiri sejak 7 tahun setelah dibentuknya Kabupaten Tanahbumbu hasil pemekaran dari Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Sehari-harinya, Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu dijadikan umat muslim sebagai tempat menjalankan ibadah salat dan kegiatan keagamaan lainnya.

Masjid yang diberi nama Masjid Agung Nurussalam itu diresmikan pada 25 April 2010 dengan luas keseluruhan mencapai 10.000 meter persegi berdaya tampung mencapai 10 ribu Jemaah. Masjid ini berukuran cukup besar dan bertingkat.

Masjid ini tampak megah dengan bentuknya juga unik dibandingjan masjid pda umumnya.

Baca: KalselPedia - Tanjung Bersinar Park di Tabalong, Ruang Terbuka Hijau yang Islami, Ada Foto-fotonya

Baca: KalselPedia: Kantor Gubernur Kalsel di Jalan Dharma Praja Banjarbaru Meniru Putera Jaya Malaysia

Baca: KalselPedia : Obyek Wisata Danau Tamiyang di Desa Mandikapau, Karangintan Kabupaten Banjar

Mirip Sidney Opera House

Bangunan kubah besar, serta dominasi warna biru cerah yang mencorong dan menaruj. Bentuk dasar bangunan masjid ini juga berbeda yakni bentuknya bulat, berbeda dengan kebanyakan masjid dan bangunan lain di Indonesia yang biasanya berbentuk persegi.

Sementra bangunan bagian luar, bentuk bundar masjid dihiasi bukaan yang menerobos masuk ke ruang utama masjid. Atap masjid yang berbentuk oval melancip bertingkat dua sekilas mirip bentuk atap depan Teater Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah dan Sidney Opera House.

Bukaan jendela dipisahkan menjadi empat sisi yang dibatasi oleh empat menara dinding dengan kubah kecil di atasnya membentuk empat sudut pada tubuh bangunan, sehingga terdapat pola empat sisi bukaan lancip.

Pola ini sangat padu dengan kubah besar yang juga bulat dengan warna cerah senada. Bentuk bundar juga berpengaruh pada bagian dalam ruang masjid. Ruang utama ibadah terlihat berbeda dari ruang utama masjid pada umumnya.

Ruang utama tampil lapang dan minimalis dengan dominasi putih dan jendela terawang yang mengelilingi ruang. Jendela terawang ini sekaligus berfungsi sebagai dinding.

Refleksi Cahaya Matahari

Di lantai dua yang juga melingkar membentuk mezzanine, aksen jendela terawang diberi elemen hias kaca patri di bagian tengah. Pada siang hari, kaca tersebut akan merefleksikan cahaya alami matahari dari luar sehingga membentuk sorot cahaya yang eksotis.

Secara keseluruhan, konsep dinding dengan model jendela terawang ini juga membuat pencahayaan dari luar bebas menerobos masuk. Dapat dikatakan, bangunan ini sedikit banyaknya telah menerapkan konsep bangunan hemat energi.

Bangunan ini kini banyak dikunjungi masyarakat luar Kabupaten Tanahbumbu. Dan kawasan msjid ini kembali akan dikembangkan karena Pemerintahan Kabupaten Tanahbumbu akan menjadikan kawasan itu menjadi area layak anak.

Tepatnya pada 2019 ini, akan dibangun kolam, taman bermain, tempat santai dan taman lalu lintas serta fasilitas penunjang wilayah layak anak. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved