Modus Peredaran Narkoba di Kalteng

Cegah Peredaran Narkoba dengan Modus Baru, Kerjasama Antar BNN dan Polda Kalteng Makin Intensif

BNN maupun Polda Kalteng terus berupaya dalam mencegah masuknya narkoba dari luar daerah ke Kalimantan secara umum.

Cegah Peredaran Narkoba dengan Modus Baru, Kerjasama Antar BNN dan Polda Kalteng Makin Intensif
tribunkalteng.com/faturahman
Pelaku tindak kejahatan narkoba dan kejahatan lainnya saat ekpose di Polda Kalteng beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - BNN maupun Polda Kalteng terus berupaya dalam mencegah masuknya narkoba dari luar daerah ke Kalimantan secara umum.

Pulau Kalimantan yang begitu luas sehingga banyak jalan tikus yang sangat mungkin dimanfaatkan pengedar narkoba dalam menyelundupkan barang haram itu sudah diantisipasi petugas.

Polda Kalteng maupun BNN se Kalimantan dalam menggagalkan pasokan narkoba dari luar semakin intensif dalam melakukan koordinasi untuk pengawasan agar barang haram tersebut tidak masuk.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, menegaskan, pihaknya dalam memberantas maupun memerangi narkoba melakukan kerjasama bersama semua Polda di Kalimantan jika ada indikasi ada bandar yang ingin memasok narkoba ke Kalimantan.

Baca: Peredarannya Menggunakan Jaringan Terputus, Sulit Dideteksi, Gagalkan 3 Kg Sabu, Lolos Beredar 3 Kg

Baca: Antisipasi Modus Baru Peredaran Narkoba Internasional, Belum Semua Kabupaten di Kalteng Dibentuk BNN

Baca: Pengiriman Narkoba Lewat Jalur Darat Lebih Efektif, Jaringan Malaysia Bisa Kirim Sabu Berkilo-kilo

Baca: Bandar Malaysia Gunakan Warga Lokal Kalteng Sebagai Kurir, Krim Sabu Lewat Jalur Tikus di Perbatasan

Baca: Modus Peredaran Narkoba Di Kalteng, Lewat Jalur Udara Terendus Beralih ke Jalur Darat

"Kami selalu berkoordinasi antar Polda jika ada indikasi narkoba masuk ke Kalimantan, seperti narkoba yang dipasok dari Malaysia, yang ingin diedarkan di Kalsel, kami melakukan koordinasi dalam menggagalkannya," ujarnya.

Dikatakan, koordinasi tersebut bahkan bukan hanya sekadar tindak kejahatan Narkoba saja, termasuk kejahatan lainnya,juga dilakukan koordinasi yang baik untuk menjaga agar barang haram tersebut tidak masuk Kalteng.

Hal senada juga diungkapkan Kepala BNN Kalteng, Brigjen Pol Lilik Heri S, yang menjelaskan, kerjasama yang dilakukan bukan hanya BNN lintas provinsi tetapi juga bekerjasama dengan Polda yang ada di Kalimantan.

Pengiriman Narkoba Lewat Jalur Darat

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah dan Ditresnarkoba Polda Kalteng berusaha memutus jaringan dan menangkap pelaku pengedar narkoba di Bumi Tambun Bungai secara optimal.

Dua lembaga ini , berkolaborasi dalam mencegah agar barang haram tersebut tidak sempat masuk dan diedarkan di Kalimantan Tengah, sebab itu beberapa jalur yang kerap dipakai sebagai sarana pengiriman barang haram tersebut diawasi ketat.

Sekitar sepuluh tahun silam narkoba yang masuk ke Kalteng kebanyakan dikirim melalui jasa ekspedisi atau melalui biro jasa lainnya yang menggunakan pesawat terbang.

Baca: Luna Maya Sindir Vanessa Angel? Mantan Reino Barack Tulis Ini Usai Geger Prostitusi di Surabaya

Baca: Berinisial R, Usia 45, Ini Sosok Pengusaha Surabaya Pemesan Vanessa Angel dengan Tarif Rp 80 Juta

Baca: Tarif Prostitusi Online Vanessa Angel Diungkap Polisi Usai Penggerebekan Artis FTV di Surabaya

Baca: Saat di Malaysia, Ustadz Abdul Somad Terpesona Karantina Tahfiz Alquran, Sebut Soal Politik

Upaya menghalau, peredaran lewat jalut udara tersebut sering digagalkan oleh petugas yang ternyata bekerjasama dengan pihak ekpedisi maupun masyarakat untuk menggagalkan masuknya barang haram tersebut.

Sehingga saat ini sudah jarang adanya pengiriman barang haram berupa narkoba tersebut yang dikirim lewat pesawat udara, karena sering tetangkap petugas.

"Ya,memang saat ini, pengiriman narkoba tidak lagi lewat udara tetapi dialihkan lewat jalur darat yang diselundupkan lewat perbatasan Malaysia," ujar Kabid Pemberantasan BNN Kalteng I Made Kariada, Minggu (6/1/2019).

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved