Berita Banjarmasin

SNMPTN 2019, Ada yang Menguntungkan Peserta pada Sistem Tahun ini Dibanding Tahun Sebelumnya

Informasi bagi siswa dan siswi SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan atau Seleksi Nasional

SNMPTN 2019, Ada yang Menguntungkan Peserta pada Sistem Tahun ini Dibanding Tahun Sebelumnya
BPost Cetak
BLitz edisi cetak Selasa (8/1/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Informasi bagi siswa dan siswi SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) agar siap-siap, karena saat ini semua sekolah sudah bisa melakukan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PPD) secara online.

"Karena, untuk undangan pun sudah kami sebar seluruhnya. Jadi kami minta, kepada masing-masing sekolah segera menyikapi. Untuk portofolio yang sudah masuk, nanti langsung akan diproses sistem," jelas Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM Banjarmasin, Dr H Aminuddin Prahatama Putra.

Beberapa persyaratan memang harus diperhatikan sekolah dan peserta dalam mengikuti jalur SNMPTN 2019.

Di antaranya sekolah harus memiliki siswa kelas terakhir berprestasi unggul, akademik, memiliki NiSN yang terdaftar di PPDS, mengisikan raport semester 1 hingga lima di PPDS dan khusus program studi seni dan olahraga wajib menggunggah portfolio.

Baca: Jane Shalimar Sebut Vanessa Angel Tak Kenal Pengusaha Rian yang Disebut Pemesan Prostitusi Online

Baca: Mbah Mijan Malah Berterima Kasih Kepada Vanessa Angel Atas Kasus Prostitusi Online di Surabaya

Baca: Respons Ahmad Dhani Saat tahu Maia Estianty Jodohkan Dul Jaelani dengan Aaliyah Massaid

Baca: Pendaki Gunung Kahung Melihat Suasana Pasar dan Ramai Orang Saat di Lokasi Ini

"Persyaratan peserta, SMA sederajatnya telah mempunyai NPSN, memiliki ketentuan akreditasi dan mengisi pangkalan data dan siswa (PPDS)," paparnya.

Sedangkan untuk kuota, lanjut Aminuddin, berdasarkan ketentuan pemerintah minimal 20 persen dan 30 persen untuk SBMPTN, serta 40 untuk jalur mandiri.

Bila dibandingkan proses penerimaan mahasiswa baru tahun lalu, SNMPTN 2019 ada beberapa perbedaan.

Di antaranya, bila tahun lalu sistem seleksi dilakukan satu kali menggunakan ujian tulis berbasis Cetak (UTBC) dengan materi tes, TKPA, TKD Saintek dan TKD Soshum, kini seleksi dilakukan sistem ujian tulis berbasis komputer sebanyak 12 kali dengan materi tes kompetensi skolastik (TKS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

"Jika jika dilihat dari sistem seleksi ini, sebetulnya tidak berbeda dengan tes CPNS. Lulus atau tidaknya siswa, tergantung passing grade" paparnya Aminuddin.

Namun yang menguntungkan pada SNMPTN ini bila dibanding tahun sebelumnya peserta memiliki dua kali kesempatan mengikuti tes.

"Selain itu, bila bagi prodi seni dan olahraga peserta wajib mengikuti tes keterampilan, pada 2019 ini mereka hanya menggunggah portfolio," jelasnya.

Disinggung apakah ada sekolah yang tidak mendapatkan undangan SNMPTN, menurutnya tidak ada.

Namun sekolah tersebut harus terakreditasi secara otomatis sudah memenuhi proses pembelajaran.

"Untuk akreditasi A, mereka nanti akan mendapatkan 40 persen, akreditasi B 25 persen dan akreditasi C 5 persen. Itu persentase dari lulusan terbaik di masing-masing sekolahnya," tutupnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved