Berita Martapura

Tak Ingin Hanya Dikenal Lewat Buku, dari Limbah Kayu, Rusman Menciptakan Miniatur Rumah Banjar

BAGI Rusman Effendi melestarikan peninggalan urang bahari berupa rumah adat Banjar tak hanya cukup melalui buku dan di media sosial seperti blog.

Tak Ingin Hanya Dikenal Lewat Buku, dari Limbah Kayu, Rusman Menciptakan Miniatur Rumah Banjar
BPost Cetak
BPost cetak edisi Jumat (11/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - BAGI Rusman Effendi melestarikan peninggalan urang bahari berupa rumah adat Banjar tak hanya cukup melalui buku dan di media sosial seperti blog.

Pria kelahiran Amuntai 22 Februari 1977 ini juga mengenalkan rumah adat Banjar dengan membuat miniaturnya.

Dengan adanya miniatur rumah adat Banjar, kata Rusman, pembelajaran rumah adat Banjar kepada generasi muda akan lebih mudah.

"Ide membuat miniatur ini karena untuk memudahkan siapa saja yang ingin mengetahui detail rumah adat Banjar. Kalau lewat buku, cuma bisa membayangkan tanpa melihat fisiknya," kata Rusman, Kamis (10/1).

Membuat miniatur rumah adat Banjar, Rusman menggunakan kayu agatis yang sudah berbentuk stik dan limbah kayu meranti dari tukang pembuatan lemari.

Baca: Terungkap Jet yang Dipakai Ustadz Arifin Ilham ke Malaysia Milik Orang Bernama Hamba Allah

Baca: Viral Temuan Piring Kuno di Gunung Piani, Kapolsek dan Kabid Kebudayaan Kalsel Beda Argumen

Baca: Diacara Hotman Paris, Mantan Mucikari Ini Sebut Harga Sahabat Luna Maya Jika Ikut Prostitusi Artis

Baca: Update Prostitusi Online: Vanessa Angel Terima 15 Kali Transfer, Miliaran Rupiah Dimiliki Mucikari

“Miniatur rumah adat Banjar ini ukuran panjangnya 31 sentimeter dan lebar 21 sentimeter serta tinggi 21 sentimeter,” ujarnya.

Sebelum membuat miniatur rumah adat Banjar, kata Rusman, dia terlebih dahulu mendata rumah asli rumah adat Banjar.

Setelah itu dia membuat skala dari rumah asli dan barulah pengerjaan miniatur.

“Proses pengerjaannya antara empat hari sampai enam hari,” ujarnya.

Miniatur rumat adat Banjar yang sudah jadi, lanjut Rusman, dia tawarkan melalui media sosial.

"Harga mulai Rp 800 ribu. Terakhir saya mengerjakan miniatur rumah adat Banjar pesanan dari Jakarta dengan ukuran panjang satu meter harga Rp 3 juta. Sebenarnya pesanan tidak hanya dari Jakarta saja, ada dari Batam, bahkan luar negeri seperti Singapura, Malaysia dan Belanda," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved