Berita Kabupaten Banjar

Tim Uniska Edukasi Promosi Kopi di Kawasan WisatA, Pantau Kebun Kopi di Tiwinganbaru

Pendampingaan teknis dan edukasi pengembangan usaha kopi terhadap warga Desa Tiwinganbaru, Kecamatan Aranio, mulai intens dilakukan UPT

Tim Uniska Edukasi Promosi Kopi di Kawasan WisatA, Pantau Kebun Kopi di Tiwinganbaru
RAKHMAT NOPLIARDI UNTUK BPOST GROUP
Tim Uniska meninjau kebun kopi di Tiwinganbaru pada 25 Desember 2018 lalu.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pendampingaan teknis dan edukasi pengembangan usaha kopi terhadap warga Desa Tiwinganbaru, Kecamatan Aranio, mulai intens dilakukan UPT Kewirausahaan dan Inkubator, Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Albanjari, Banjarmasin.

Kunjungan ke lokasi mereka lakukan, Sabtu (12/01/2019) kemarin. Mereka kembali berinteraksi dengan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Sejahtera di Tiwinganbaru yang diketuai Arianto.

Sejak beberapa bulan lalu, badan usaha desa ini membuka usaha pengolahan biji kopi Aranio menjadi kopi bubuk berkemasan.

Baca: Respons Presiden Jokowi Ketika Raffi Ahmad Ingin Pertemukan Jan Ethes dengan Rafathar

Usaha mereka mendapat perhatian Tim Uniska yang kebetulan saat ini sama-sama mengembangkan usaha kopi seduh berbahan biji kopi lokal.

Pada 25 Desember 2018 lalu, Tim Uniska telah berkunjung ke Tiwinganbaru.

Kunjungan perdana itu menjadi angin segar bagi warga Tiwinganbaru dalam mengembangkan tanaman kopi yang selama ini hanya diusahakan secara konvensional.

Baca: Respons Beby Shu Saat Tahu Namanya Disebut Terlibat Prostitusi Online Seperti Vanessa Angel

Baca: Konektivitas Lebih Cepat, Beberapa Vendor Ponsel Sudah Siap Meluncurkan Smartphone 5G, ini Daftarnya

Baca: Paranormal Ini Sebut Reino Barack Hanya Balas Dendam Pada Luna Maya, Tak Tulus Pada Syahrini?

Sejak itu setelah mendapat pencerahan dari Tim Uniska, Ketua BUMDes Bina Sejahtwra, Arianto, melakukan perawatan tanaman kopi yang ada untuk mempersiapkan musim panen kopi antara Juli-September 2019 nanti.

"Kunjungan kali kedua kami hari ini (kemarin, red) selain untuk memantau perawatan tanaman kopi. Juga akan memberikan pandangan dan sedikit latihan kepada Ketua BUMDes Arianto agar dapat memanfaatkan potensi wisata di daerah Tiwinganbaru dalam memasarkan produk kopi dalam bentuk kopi seduh dengan teknik penyeduhan yang sehat dan baik," ucap Rakhmat Nopliardi dari UPT Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis Uniska.

Ia mengatakan pengolahan kopi mesti menggunakan beberapa peralatan standar penyeduh kopi.

Jadi, taste kopi seduh dari biji kopi lokal akan makin nikmat sehingga lebih cepat lagi dikenal oleh masyarakat sekitar maupun warga di Kalimantan Selatan.

Baca: Jelas-jelas Terlibat Kasus Prostitusi Online, Nikita Mirzani Malah Mati-matian Bela Vanessa Angel

Baca: Pakar Psikologi Unair Sebut Pelaku Prostitusi Online Bukan Korban karena Melakukannya dengan Sadar

Baca: Debat Pilpres 2019- Dituding Tak Adil & Memberikan Arena bagi Pembenci Jokowi, Karni Ilyas Bela Diri

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved