Berita Banjarmasin

Genangan Air Menutup Jalan Gubernur Soebardjo, ini yang Paling Ditakutkan Pengendara Motor

Sembari menekan starter motornya, usaha Wandi yang belum menemui hasil sesekali memaksa pria tersebut pun harus mendorong roda duanya.

Genangan Air Menutup Jalan Gubernur Soebardjo, ini yang Paling Ditakutkan Pengendara Motor
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Minggu (13/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - "Iya nih mogok", begitulah celetuk Wandi, warga Flamboyan Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel.

Sembari menekan starter motornya, usaha Wandi yang belum menemui hasil sesekali memaksa pria tersebut pun harus mendorong roda duanya.

"Ya, mati lagi," celetuk pria itu dengan kecewa.

Hingga ia yang tak putus asa, pun akhirnya bisa melanjutkan perjalanannya.

Wandi mengaku kondisi tersebut sebetulnya memang sudah cukup lama ia keluhkan.

Baca: Ammar Zoni Lamar Irish Bella di Hadapan Ratusan Orang, Ajak Ibel Cari Ridho Allah SWT

Baca: Kemenhub Atur Tiga Poin Penting untuk Ojek Online, Poin ini Menuai Protes

Baca: Menulis Pesan Soal Kematian, Facebook Ustadz Arifin Ilham Banjir Doa dan Tangis Bermunculan

Baca: Robby Abbas Bongkar Ciri Artis Terlibat Prostitusi, Gaya Hidup yang Tak Sesuai Nama

Baca: Respons Agnez Mo Ditanya Presiden Jokowi Alasan Go International, Agnez Malah Minta Dukungan Ini

Terutama saat hujan lebat mengguyur kawasan Banjarmasin Barat Kalsel, membuat genangan air pun langsung menutupi badan jalan dilaluinya.

Disinggung apakah pernah mengalami kecelakaan tunggal lantaran kondisi tersebut, Wandi mengaku belum.

Tingginya genangan air, keluhan yang sangat sering ia alami lantaran persoalan terhadap sepeda motornya.

"Karena genangan air kan tinggi. Sedangkan motor saya matic. Nah, setiap melewatinya selalu mogok lantaran kemasukan air," ceritanya.

Lebih lanjut, Wandi menuding tingginya genangan air tidak lain lantaran belum adanya drainase atau saluran pembuangan air selama ini, sehingga tak heran ketika memasuki musim penghujan, ancaman genangan kerap mengganggu pengguna jalan di kawasan Jalan Gubernur Subardjo.

"Kalau harapan, pemerintah semoga bisa segera menangani. Karena kasian kalau berlarut-larut dikhawatirkan justru akan menimbulkan petaka. Lantaran keberadaan lubang di jalan itu," kata Wandi.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved