Pesawat Lion Air Hilang Kontak

CVR Lion Air Ditemukan, Menhub Sebut KNKT Punya Waktu 1 Tahun Temukan Penyebab Kecelakaan

Budi menjelaskan, waktu yang diperlukan KNKT untuk menemukan penyebab kecelakaan berkaitan dengan kerumitan data dalam CVR tersebut.

CVR Lion Air Ditemukan, Menhub Sebut KNKT Punya Waktu 1 Tahun Temukan Penyebab Kecelakaan
TRIBUNNEWS.COM/ADIATMA FAJAR
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di RSPAD Gatot Subroto,Senin (2/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - CVR Lion Air Ditemukan, Menhub Sebut KNKT Punya Waktu 1 Tahun Temukan Penyebab Kecelakaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan  Komite Nasional dan Keselamatan Transportasi (KNKT) memiliki waktu hingga satu tahun untuk menganalisa data di perekam suara dalam kokpit atau CVR Lion PKL-QP yang ditemukan Tim TNI AL, Senin (14/1/2019) pagi.

"Tergantung dari komplikasi datanya ya. Tapi sebenarnya suatu penemuan ini punya waktu satu tahun, jadi kita lihat bagaimana kualitas data yang ditemukan itu bisa dieksplor," kata Budi Karya saat ditemui di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Dilansir dari Tribunnes.com, Budi Sumadi juga mengapresiasi KNKT serta TNI Angkatan Laut atas penemuan kotak hitam berisi cockpit voice recorder atau CVR Lion Air PKL-QP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2019 lalu.

"Dalam upaya menemukan CVR kita memang all out. Saya bangga justru karena ini penemuan oleh kapal TNI AL. Saya mengapresiasi apa yang ditemukan oleh KNKT bersama TNI AL ini pasti berikan suatu makna bagi upaya kita menemukan penyebab dari kecelakaan itu," ungkap Budi saat ditemui di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Budi menjelaskan, waktu yang diperlukan KNKT untuk menemukan penyebab kecelakaan berkaitan dengan kerumitan data dalam CVR tersebut.

Baca: Penyelam TNI dari Kopaska dan Dislambair Temukan Black Box CVR Lion Air JT 610

Dia mengatakan, KNKT memiliki waktu hingga satu tahun untuk menganalisa data di perekam suara dalam kokpit itu.

Sebelumnya, Tim penyelam TNI Angkatan Laut gabungan dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Kawasan Barat menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) milik pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Karawang beberapa waktu lalu. 

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Letkol Laut (P) Agung Nugroho mengatakan saat ini CVR tersebut sudah berada di KRI Spica I.

"CVR (Cockpit Voice Recorder) Lion Air JT.610 pada pukul 09.10 WIB yang berhasil ditemukan Tim Penyelam (Kopaska & Dislambair) Koarmada I pada kedalaman 8 meter dibawah dasar laut (kedalaman laut 30 meter)," kata Agung.

Baca: Sinyal Black Box Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Tanjung Karawang Terdeteksi KR Baruna Jaya I

Namun ia belum bisa memastikan serah terima kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan dilakukan di atas kapal atau di darat.

"Belum (tahu akan diserahterima di mana). Yang pasti barangnya (CVR) sudah ada di KRI Spica - 943 sekarang," kata Agung ketika dikonfirmasi Tribunnews.com pada Senin (14/1/2019)

(Penulis: Ria anatasia/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul CVR Lion Air PK-LQP Ditemukan, Menhub: KNKT Punya Waktu 1 Tahun untuk Analisa Data

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved