Internasional

Respons Turki Diancam Presiden AS Donald Trump akan Hancurkan Ekonominya, Gara-gara Kurdi?

Respons Turki pada Ancaman dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan Hancurkan Ekonominya, Gara-gara Kurdi?

Respons Turki Diancam Presiden AS Donald Trump akan Hancurkan Ekonominya, Gara-gara Kurdi?
Getty Images
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Turki langsung bereaksi setelah Presiden Amerika Serikat Donlad Trump melontarkan ancaman menghancurkan ekonomi Turki.

Ancaman itu disampaikan Donald Trump dalam rangka pembelaan pada suku Kurdi, jika Turki menyerangnya di Suriah.

Lantas, apakah Respons Turki pada Ancaman dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan Hancurkan Ekonominya itu?

Dikutip dari kompas.com, Juru Bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan, tidak ada bedanya antara Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Baca: Debat Capres Cawapres Pilpres 2019 Lebih Untungkan Jokowi Ketimbang Prabowo, Menurut Pengamat

Baca: 5 Fakta & Jadwal Debat Capres Cawapres Pilpres 2019, Jokowi-Maruf & Prabowo-Sandiaga Siap?

Baca: Keuntungan Luna Maya Putus dari Ariel NOAH & Reino Barack yang Dikabarkan dengan Syahrini Terungkap

Baca: Adu Cantik Irish Bella dan Ranty Maria, Satu yang Dilamar Ammar Zoni, Satunya sang Mantan

Baca: Soal Pernikahan Sule Dibocorkan Pihak KUA, Benarkah Naomi Zaskia Calon Ibu Baru Rizky Febian?

Baca: Hotman Paris Sebut 1 Artis Layani 10 Konglomerat, Protes Polisi Tak Ungkap Pemesan Prostusi Online

Baca: Hilda Vitria Disebut Rindukan Kriss Hatta dan Bakal Campakkan Billy Syahputra Oleh Sosok Ini

"Kami bakal melanjutkan kampanye untuk melawan mereka," kata Kalin dalam kicauan di Twitter dikutip kantor berita AFP Senin (14/1/2019).

Kalin menyatakan, seharusnya teroris tidak bisa menjadi rekan maupun sekutu AS. Dia mendesak AS menghormati aliansi strategis dua negara.

"Kami tidak ingin aliansi ini dibayangi oleh propaganda yang dilakukan oleh teroris," tutur juru bicara berusia 47 tahun itu.

Dia menyanggah jika Ankara berencana untuk menyerang Kurdi. Dia menegaskan yang mereka serang adalah YPG, bukan Kurdi secara keseluruhan.

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, tiba bersama istrinya, Ibu Negara Pertama AS Melania Trump untuk menghadiri upacara di Arc de Triomphe di Paris, Minggu (11/11/2018).
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, tiba bersama istrinya, Ibu Negara Pertama AS Melania Trump untuk menghadiri upacara di Arc de Triomphe di Paris, Minggu (11/11/2018). (AFP/Ludovic Marin)

"Kami bakal melindungi Kurdi maupun rakyat Suriah lainnya dari bahaya yang diberikan oleh para teroris," tegas Kalin.

Sebelumnya dalam twit-nya, Trump mengancam bakal menghancurkan ekonomi Turki jika pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan menyerang Kurdi.

Halaman
1234
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved