Berita Kalteng

Usulan Tiga Rute Baru Penerbangan di Palangkaraya Belum Disetujui

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memperluas rute penerbangan pesawat yang beroperasi di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.

Usulan Tiga Rute Baru Penerbangan di Palangkaraya Belum Disetujui
tribunkalteng.co/fathurahman
Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memperluas rute penerbangan pesawat yang beroperasi di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.

Tiga rute yang diusulkan tersebut yakni Palangkaraya ke Adi Sucipto, Yogyakarta, Palangkaraya ke Ngurahrai Bali dan Palangkaraya ke Kualanamu Medan Sumatera Utara.

Usulan rute baru untuk tiga provinsi tersebut sudah masuk dalam rencana jangka panjang dan menengah yang sudah dibahas di Bappeda Kalteng, karena tiga daerah tersebut dianggap cukup potensial dalam pengembangan sektor wisata kedepannya, namun sayangnya, rencana tersebut belum bisa terwujud dalam segera.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Ati Mulyati, Senin (14/1/2019) mengatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan soal usulan tersebut, karena dari maskapai maupun pemerintah pusat menyatakan belum ada slot untuk tiga rute baru penerbangan dari Palangkaraya ke luar daerah tersebut, pihaknya hanya bisa menunggu.

Baca: Nikita Mirzani Dicari Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Diungkap Chef Puput Carolina

Baca: Mengaku Pernah Kencan, Model ini Berkicau Sebut Ronaldo Psikopat, Tiba-tiba Akunnya Menghilang

Baca: Luna Maya Ungkap Keuntungan Putus dari Ariel NOAH & Reino Barack yang Dikabarkan dengan Syahrini

Baca: Ceritakan Sosok Mulia Ini, Ustadz Abdul Somad Menangis Saat Ceramah di Madinah

Baca: Kondisi Terbaru Ustadz Arifin Ilham Dikabarkan Alvin Faiz Setelah Dirawat di Malaysia, Lebih Segar

Dikatakan, usulan perluasan rute baru penerbangan untuk tiga Provinsi di bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, kalteng ke Bali, Jogja dan Kualanamu tersebut, sampai saat ini belum juga disetujui.

"Kami masih menunggu, memang sampai saat ini belum ada respon dari maskapai," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, H Habib Said Ismail, mengatakan, pihaknya memang menginginkan agar bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya bisa terkoneksi dengan bandara yang selama ini dikenal sebagai daerah wisata, dengan harapan Kalteng akan terkena dampaknya.

"Kami sengaja mengarahkan rute penrbangan pada tiga daerah wisata tersebut dengan harapan lokasi objek wisata yang ada di Kalimantan Tengah bisa hidup dengan koneksitas bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dengan bandara yang selama ini dikenal sebagai daerah wisata," ujarnya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved