Berita Ekonomi

SMU Naik, Ekspedisi Jasa Pengiriman Laut di Banjarmasin Alami Peningkatan

Naiknya Surat Muatan Udara (SMU), yang mengakibatkan kenaikan tarif ekspedisi jalur udara membuat masyarakat memilih pengiriman mode laut.

SMU Naik, Ekspedisi Jasa Pengiriman Laut di Banjarmasin Alami Peningkatan
banjarmasinpost.co.id/m maulana
Suasana jasa pengiriman PT Wijaya Ekspress Kencana. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Naiknya Surat Muatan Udara (SMU), yang mengakibatkan kenaikan tarif ekspedisi jalur udara membuat masyarakat memilih pengiriman mode laut.

Meski terbilang lebih lama, pengiriman jalur laut menjadi pertimbangan karena tidak melambungkan biaya operasional.

Peningkatan pengiriman jalur laut turut dirasakan penyedia jasa pengiriman PT Wijaya Ekspress Kencana. Dijelaskan Manajer Operasionalnya, Yudianto Okawida, rasakan peningkatan jalur laut dalam sebulan ini.

"Peningkatannya lumayan sekitar 30 persen setelah kenaikan SMU, sedangkan pengiriman jalur udara turun sekitar 40 persen," ujar Yudi.

Pengiriman jalur udara ia prediksi akan semakin menurun seiring masih mahalnya pengiriman. "Karena konsumen juga terbebani, sehingga mereka memilih pengiriman lewat laut atau darat," tuturnya.

Baca: Harga Tiket Pesawat Garuda Ada Kemungkinan Naik Pada Momen Tertentu

Baca: Harga Tiket Pesawat Turun Bertahap, Rute Banjarmasin-Surabaya Rp 660 Ribu

Baca: Jadikan Vanessa Angel Tersangka, Polisi Selidiki Peran Avriellia Shaqqila di Kasus Prostitusi Online

Soal tarif pengiriman dari Surabaya ke Banjarmasin ia patok Rp 2 ribu, sedangkan Banjarmasin - Surabaya Rp 2.250.

"Minimal pengiriman Rp 40 ribu per paket atau sekitar 20 kilogram dalam satu kali pengiriman," imbuhnya.

Soal estimasi waktu pengiriman untuk mode laut sekitar tiga hingga lima hari. "Kalau kebetulan kapal mau berangkat bisa sampai hanya dua hari, jadi antara dua hari hingga lima hari," bebernya.

Meski demikian, menurutnya pengiriman melalui laut ini sangat bergantung pada kondisi cuaca dan alam. "Kalau sejauh ini belum ada kendala, artinya meski ada gelombang tapi masih diizinkan Syahbandar dan BMKG untuk berangkat," paparnya.

Sementara itu peningkatan kiriman jalur laut juga dirasakan Lintas Jasa Group, dijelaskan Kepala Gudangnya, Radi Ariadi, mulai rasakan peningkatan sejak awal Januari.

"Peningkatannya tidak terlalu banyak hanya sekitar 30 persen hingga 40 persen," ujar Radi.

Disebutkan Radi dalam sehari pihaknya rata-rata mengirim barang ke konsumen antara empat hingga lima unit Fuso. "Paling banyak komuditas pakaian dan besi-besi untuk kontruksi," ungkapnya.
(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved