Ekonomi dan Bisnis

Tertolong Aksi Beli Pemodal Asing IHSG ke Zona Hijau, Rupiah Posisinya Tak Menguntungkan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak bervariasi dan akhirnya ditutup menguat ke zona hijau pada akhir perdagangan sesi kedua, Rabu (16/2019).

Tertolong Aksi Beli Pemodal Asing IHSG ke Zona Hijau, Rupiah Posisinya Tak Menguntungkan
Foto (IDX Channel)
Ilustrasi: IHSG bertahan di teritori positif setelah alami Net Buy Asing seminggu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak bervariasi dan akhirnya ditutup menguat ke zona hijau pada akhir perdagangan sesi kedua, Rabu (16/2019).

Representative Officer PT Indo Premier Sekuritas, Firda menyebutkan, penguatan tersebut didorong adanya sentimen positif dari naiknya indeks bursa global dan beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel dan timah.

IHSG bertambah +0,07 persen atau +4 poin ke level 6.413. Laju IHSG ini tertolong aksi beli pemodal asing. Sektor aneka industri dan infrastruktur yang masing-masing bertambah +17 poin (+1,27 persen) dan +14 poin (+1,26 persen) menjadi penopang kenaikan indeks.

Sementara itu nilai tukar rupiah diperdagangkan melemah -47 poin (-0,37%) pada level Rp 14.132 dan pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar 1.429,8 miliar pada pasar reguler.

Baca: Jadikan Vanessa Angel Tersangka, Polisi Selidiki Peran Avriellia Shaqqila di Kasus Prostitusi Online

Baca: Jadi Tersangka Vanessa Angel Tak Berkutik Lagi, Polisi Sita Foto dan Video Panas Sang Artis

Baca: Permohonan Maaf Aris Idol kepada Istri Usai Ditangkap Polisi karena Narkoba, Rosilia Sebut Jebakan

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp10,07 triliun dengan volume trading sebanyak 135,98 juta lot saham. Serta frequensi perdagangan mencapai 512,505.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan yakni, SRIL +6 (+1.75 persen), ANTM +50 (+6.10 persen), PGAS +90 (+3.88 persen), UNTR +450 (+1.76 persen), dan TLKM +60 (+1.53 persen).

Untuk Top Gainers di antaranya, UNTR 26,050 +450 (+1.76 persen), SHID 4,700 +400 (+9.30 persen), GGRM 84,300 +300 (+0.36%), BBNI 9,250 +250 (+2.78%), dan BYAN 18,250 +250 (+1.39%)

Sedangkan Top Losers ialah UNVR 47,925 -1,875 (-3.76 persen), TBIG 4,700 -280 (-5.62 persen), CPIN 8,325 -275 (-3.20 persen), INTP 17,800 -275 (-1.52 persen), MKPI 19,750 -250 (-1.25 persen). (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved