Breaking News:

Berita Banjarmasin

Hanya Bersepeda, Lelaki ini Berniat Menaklukkan Asia Bersama Putrinya, Ada Tujuan Mulia di Baliknya

Masrani, mengayuh pelan sepeda pancalnya menuju kantor kelurahan Antasan Besar Kecamatan Banjarmasin Kecamatan Banjarmasin Tengah Kalsel, Rabu (16/1)

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (18/1/2019) 

Santi sebelumnya merupakan anak yatim yang Masrani angkat dari tanah Sampit Kalimantan Tengah.

Ia menderita penyakit Epilepsi sejak berusia dua tahun.

Namun lantaran keterbatasan biaya guna membeli obat-obatan, Masrani mencoba berbagai upaya melalui pengobatan tradisional.

"Dulunya sempat berobat di Kalteng. Tapi berbagai pengobatan tradisional yang kami coba di sana, hasilnya tetap tak membuahkan hasil," ujar Masrani.

Bahkan pengalaman yang sempat membuatnya tidak tega melakukan pengobatan terhadap putrinya pun, pernah Masrani temui sepanjang perjalanan tersebut.

"Iya, dulu sempat disarankan seorang tabib untuk mengencingi serta memberikan makan daging babi ke putrinya. Tapi saya tidak mau, karena tak masuk akal dan tega," ungkapnya.

Merasa usahanya tersebut pupus hingga akhirnya Masrani pun memutuskan mencari pengobatan ke luar pulau.

Ia mengaku provinsi yang pernah dikunjungi di antaranya Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, Jakarta, Palu, Gorontalo hingga Papua sekalipun.

Namun dari sepanjang perjalanannya tersebut bukannya kesembuhan sang putrinya yang ia dapat, melainkan Masrani pernah mengalami pencurian.

Tidak hanya itu, putrinya juga sempat diancam dibunuh meskipun berhasil terselamatkan.

"Iya, peristiwa itu saya alami saat berada di Kota Samarinda Kalimantan Timur. Saat itu kami sedang tidur di Pangkalan Ojek. Tapi setelah terbangun ternyata barang barang berupa handphone, uang dan speaker aktif hilang," ceritanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved