Berita HSU

Bupati HSU Abdul Wahid Doakan Korban Kebakaran di Hambuku Baru dan Beri Bantuan

Kebakaran yang terjadi di Desa Hambuku Baru Kecamatan Babirik mendapat perhatian Bupati Hulu Sungai Utara (HSU)H Abdul Wahid HK dan Ketua TP PKK.

Bupati HSU Abdul Wahid Doakan Korban Kebakaran di Hambuku Baru dan Beri Bantuan
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Bupati H Abdul Wahid HK menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Hambuku Baru Kecamatan Babirikm HSU. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kebakaran yang terjadi di Desa Hambuku Baru Kecamatan Babirik mendapat perhatian Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H. Abdul Wahid HK dan Ketua TP PKK HSUHj Anisah Rasyidah Wahid, keduanya menyerahkan bantuan secara langsung dengan harapan bisa membantu meringankan beban.

Penyerahan bantuan ini diikuti oleh Camat Babirik, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satpolpp HSU, Kapolsek Babirik, Danramil Babirik dan warga sekitar Hambuku Baru.

Kepala Desa Hambuku Baru H. Masnuransyah, mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada malam Senin, 14 januari 2019 sekitar pukul 1.30 wita yang telah menghanguskan 1 buah rumah yang terdiri dari 6 orang jiwa 1 kepala keluarga, dengan kondisi rumah terbakar 100%.

Dalam musibah ini mengakibatkan tiga korban jiwa yaitu Norhasanah/istri(39), Nor Sa'adah(5), Ulfah Mariah Salsabila(1).

Baca: Ahok dan Bripda Puput Disebut-sebut Mau Menikah, Ayahanda Puput Buka-bukaan Soal Kelakuan Anaknya

Baca: Respons Suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani Saat Disebut Mirip Saipul Jamil Mantan Suami Dewi Perssik

“Saat ini bantuan sudah didapat dari Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, BPBD, organisasi masyarakat, dan masyarakat sekitar,” ungkap Masnuransyah.

Bupati HSU H. Abdul Wahid Hk, dalam sambutannya mengucapkan permohonan maaf karena baru hari ini bisa menyerahkan bantuan kepada warganya yang terkena musibah kebakaran. Ia menyampaikan bahwa bantuan ini berupa uang tunai Rp4 juta untuk bantuan pembangunan rumah, 3jt untuk korban kebakaran serta perlengkapan dapur, perlengkapan tidur, beras, dan perlengkapan lainnya.

Kepada korban Wahid megatakan Musibah ini tentu tidak kita inginkan, musibah ini datang tidak terduga dan mungkin itu sudah takdir Allah SWT terhadap diri kita dan keluarga kita. Oleh karena itu kita diharuskan ikhlas, tawakal, sabar,dan harus menerima takdir ini.

Wahid berharap dengan adanya musibah ini bisa menjadi pembelajaran dan hikmah bagi kita semua untuk selalu berhati hati yang bisa mengakibatkan kebakaran serta untuk masyarakat yang terkena musibah bisa bersabar dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi.

Setelah kegiatan Wahid menyempatkan diri untuk melihat ke makam korban yang meninggal atas musibah kebarakan, sambil mendoakan agar segala amal perbutaanya diterima disisi Allah SWT dan dimasukkan di Surganya Allah SWT. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved