Breaking News:

Berita Batola

Pembangunan SMK di Batola, Solusi Menampung Lulusan Lima SMP yang Mencapai Ratusan Siswa

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Batola Sumarji, saat dikonfimasi mengaku sudah mendengar informasi di lahan Rp 3 hektare

BPost Cetak
Blitz edisi cetak Minggu (20/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupatan Batola Sumarji, saat dikonfimasi mengaku sudah mendengar informasi di lahan Rp 3 hektare di RT 51, Jalur 16, Kompleks Persada Baru 2, Kelurahan Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, akan dibangun SMK pada tahun ini.

“Dinas Pendidikan Kalsel sudah ada menghubungi saya dan melakukan survai ke lokasi. Dana tahap awal pembangunan SMK Alalak itu Rp1 miliar,” katanya,

Sumarji menyambut positif rencana pembangunan SMK di Alalak ini.

Selama ini lulusan lima SMPN yang mencapai 500 siswa lebih di kawasan Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola setiap tahun bingung mencari SMA.

Baca: Ahok dan Bripda Puput Disebut-sebut Mau Manikah, Ayahanda Puput Buka-bukaan Soal Kelakuan Anaknya

Baca: Video Nagita Slavina Nonton Konser Blackpink, Penampilan Istri Raffi Ahmad Tuai Pujian

Baca: Dapat Jam Mewah Rp 1 M dari Irwan Mussry, Maia Estianty Malah Posting Soal Cemburu dan Menjatuhkan!

Baca: Namanya Dirilis Terkait Kasus Prostitusi Artis, Beby Shu Syok Tertekan karena Kekasihnya Percaya

SMAN 1 Alalak tak sanggup menampung lulusan lima SMPN di kecamatan yang mencapai 500 siswa.

“Iya, ini menjadi masalah bertahun-tahun di Batola yang belum terpecahkan. Angka putus sekolah juga banyak. Siswa lulusan lima SMPN di Kecamatan Alalak mencapai 500 siswa. Sementara SMAN 1 Alalak cuma mampu menampung sekitar 250 siswa. Dengan dibangunnya SMK tahun ini, ini merupakan solusi dari lulusan SMP Alalak yang bingung cari SMA atau SMK,” kata.

Dijelaskan Sumarji, dari siswa siswa yang belum tertampung di SMAN 1 Alalak, otomatis mencari sekolah ke kota terdekat, yakni Banjarmasin.

Namun sekitar 250 siswa lulusan sejumlah SMP di Alalak juga terkendala sistem zonasi untuk masuk ke luar kabupaten.

“Dulu, rencananya akan kita bangun SMK pelayaran saat kewenangan SMK masih di Kabupaten Batola. Tapi saat ini kewenangan SMK sekarang sudah di tangan provinsi Kalsel. Rp1 miliar, cukup tahap awal bangun ruang kelas dan kantor,” katanya.

Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved