Berita Internasional

Cuitan Kemarahan Presiden Trump Ketika Proposal Penawaran Akhiri "Shutdown" Ditolak Oposisi

Trump meluapkan kemarahan dengan menyebut Ketua House of Represetatives Nancy Pelosi dan elite Demokrat lain menolak tanpa dia sempat beri penjelasan.

Cuitan Kemarahan Presiden Trump Ketika Proposal Penawaran Akhiri
AFP PHOTO
Presiden AS Donald Trump. 

Presiden 72 tahun itu menjelaskan, amnesti bukan bagian dari kesepakatannya. Dia menyebut amnesti baru dilakukan untuk momen yang lebih besar.

Baca: Hasil Piala Asia 2019 - Menang Adu Penalti, Vietnam Lolos ke Perempat Final, Thailand Disetop China

Trump juga berkata dia tak berencana untuk menerapkan kebijakan bagi 11 juta lebih orang yang masuk ke AS secara ilegal.

Meski begitu, dia memperingatkan Pelosi yang dia sebut sudah bertindak secara tak rasional, dan menjadi politisi sayap kiri ekstrem.

Adapun dalam keterangan resmi ketika menolak penawaran Trump, Pelosi menuturkan proposal sang presiden sebelumnya sudah mendapat penolakan.

"Proposal itu sangat tak bertanggung jawab dan sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik untuk memulihkan kehidupan masyarakat," terang Pelosi.

Sementara Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer berujar Trump secara sepihak telah merebut perlindungan bagi Dreamers dan pengungsi lain.

Schumer juga mengatakan aksi yang dilakukan Trump bukanlah kompromi, melainkan tindakan penyanderaan. Mereka bersikeras tak bakal bernegosiasi sebelum shutdown berakhir.

Shutdown terjadi pada 22 Desember setelah permintaan dana Trump sebesar 5,7 miliar dollar AS, sekitar Rp 80 triliun, untuk membangun tembok ditolak Demokrat.

Aksi penutupan layanan pemerintahan itu membuat 800.000 pegawai negeri AS terpaksa dirumahkan atau harus bekerja tanpa dibayar.

(Penulis: Ardi Priyatno Utomo/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Marah Penawarannya untuk Akhiri "Shutdown" Ditolak Oposisi"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved