Ekonomi dan Bisnis

Dina Tak Pusing Pikirkan Biaya Sekolah Anaknya, Setelah Lakukan Ini Secara Rutin

"Saya sadar biaya pendidikan sekarang berbanding lurus dengan kualitas. Artinya jika kita ingin pendidikan anak terbaik"

Tayang:
Penulis: Syaiful Akhyar | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Nasabah sedang mengisi formulir di bank. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada rupa, ada harga. Pribahasa itu tak hanya berlaku buat bisnis barang saja, juga di dunia pendidikan. Bila ingin sekolah atau kuliah di tempat favorit dan berkualiatas, sudah pasti perlu cukup besar biaya.

Kondisi itu disadai betul oleh sebagian orangtua. "Saya sadar biaya pendidikan sekarang berbanding lurus dengan kualitas. Artinya jika kita ingin pendidikan anak terbaik alangkah bijak jika kita juga menyiapkan yang terbaik buat anak sedini mungkin," kata Dina Sintiana, ST, Senin (21/1/2019).

Menurut ibu dua anak ini, ada cara menabung, cuma biasa kebetulan tidak bisa disiplin. "Seolah-olah selalu saja ada keperluan, sehingga agak sulit menyisihkan rutin setiap saat," tegasnya.

Dina sendiri akhirnya memilih mengikuti tabungan pendidikan di bank. "Kita jadi rutin menabung dengan angka yang sama setiap bulannya. Kita bisa memprediksi kira-kira keperluan anak nanti bagaimana dan nominal bulanan berapa yang harus kita alokasikan agar kebutuhan pendidikan anak bisa terus lancar," paparnya.

Baca: Gerhana Bulan & Supermoon 2019 Malam Ini, Ustadz Abdul Somad Cerita Gerhana Zaman Rasulullah

Baca: Balasan Menohok Mulan Jameela Saat Cara Duduk Istri Ahmad Dhani Itu Dihujat Netizen

Baca: Live Bein Sports 3! Cara Live Streaming Juventus vs Chievo Verona Liga Italia Pekan 20 Malam Ini

Ditambahkan warga Jalan Angsana Raya blok 5 Kayutangi Kota Banjarmasin ini, keuntungannya akan dirasakan di hari kemudian saat mereka akan lanjut ke jenjang sekolah lebih tinggi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan anak tanpa harus pusing tidak ada biaya.

Selain kebutuhan anak terpenuhi, lanjut dia, jika terjadi sesuatu di kemudian hari, sehingga anak harus 'mandiri'. Anak tidak perlu risau akan masalah pendidikannya

"Memamg kita sadari pengertian masyarakat mengenai tabungan pendidikan dan asuransi memang masih minim," jelas mantan karyawan salah satu bank di Banjarmasin ini.

Ditambahkan ibunda Farah dan Naufal ini, dengan sudah memperhitungkan hal ini dengan harapan segala keperluan tersebut bisa atasi dengan mudah,
karena asuransi memberikan claim berkali-kali lipat sesuai dengan program yang kita ambil.

"Anak saya Naufal yang SMP, sejak masuk Paud sudag kami ikutkan tabungan pendidikan. Begitu juga dengan anak keduanya Farah yang saat ini masih SD kelas I," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved