B Focus Urban Life

Julukan Kindai Limpuar Terancam Tinggal Cerita Bila Produksi Padi Kabupaten Banjar Mengalami ini

PRODUKSI padi di Kabupaten Banjar hingga saat ini masih berlimpah (swasembada), bahkan daerah ini menjadi lumbung beras di Kalimantan Selatan (Kalsel)

Julukan Kindai Limpuar Terancam Tinggal Cerita Bila Produksi Padi Kabupaten Banjar Mengalami ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (21/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - PRODUKSI padi di Kabupaten Banjar hingga saat ini masih berlimpah (swasembada), bahkan daerah ini menjadi lumbung beras di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Namun ancaman krisis beras mengintai kabupaten berjuluk Bumi Barakat ini jika produksi dan produktivitas panenan stagnan.

Hal itu akan terjadi jika upaya usaha tani padi tak berkembang secara memadai.

Banjar akan kekurangan beras pada 2033 mendatang jika laju pertumbuhan penduduk tak diimbangi dengan peningkatan produksi.

Risiko itu telah diutarakan pejabat Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar yakni Kasie Produksi Tanaman Pangan Firmansyah, pada Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Banjar di Hotel Aston, pertengahan Desember 2018 lalu.

Baca: KalselPedia : Sejarah Mess L Banjarbaru, Dulu Terkesan Horor Kini Jadi Bangunan Cantik

Baca: Inikah Firasat Sebelum Istri Ustadz Maulana Meninggal Dunia, Chacha Federica Ingat Bahasan Kematian?

Baca: Cerita Mistis Gua Liang Bangkai Mentewe Tanahbumbu, Ini Penuturan Sekdes Dukuh Rejo

Baca: Lagi, Via Vallen Diprotes karena Cover Lagu, Cek Video dan Lirik Lagu Tanpamu Ku Tak Bisa di Sini

Baca: 6 Fakta Ahok Jelang Bebas, Kabar Akan Menikahi Bripda Puput, Panggilan Baru & Akun Youtube BTP

Seluruh peserta saat itu terdiam.

Pada sejumlah pertemuan, Kadis TPH Banjar HM Fachry juga menyampaikan hal serupa sebagai upaya membuka perhatian berbagai pihak tentang pentingnya langkah bersama untuk mendorong peningkatan produksi dan produktivitas.

Semua bisa melakukan sesuatu sesuai fungsi dan kapasitas masing-masing.

Pernyataan Fachry dan Firmansyah tersebut menghentak kesadaran semua pihak.

Pasalnya selama ini Banjar selalu mampu berswasembada beras hingga mendapat julukan kindai limpuar atau berlimpah beras.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved