B Focus Urban Life

Pertahankan Swasembada Beras, Dinas TPH Banjar Gencarkan Program Serasi, ini Keuntungannya

Di antaranya penggencaran gerakan optimalisasi lahan melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Pertahankan Swasembada Beras, Dinas TPH Banjar Gencarkan Program Serasi, ini Keuntungannya
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (21/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - BERBAGAI upaya saat ini dilakukan Dinas TPH Banjar guna mempertahankan swasembada beras.

Di antaranya penggencaran gerakan optimalisasi lahan melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Lokasi Serasi di Desa Tajaulandung dan Kelerengbenteng Ilir di Kecatan Sungaitabuk, seluas 200 hektare.

Sejak pekan lalu hingga saat ini sedang dilakukan penanaman dengan pola tanam benih langsung (tabela).

Benih yang disebar adalah benih unggul varietas Inpara 3.

Masa panen sekitar empat bulan dengan produktivitas empat ton per hektare atau sekitar 10 blek per borong (1 ha=35 borong).

Tabela memang lebih boros benih karena penebarannya dilakukan secara rapat.

Baca: Julukan Kindai Limpuar Terancam Tinggal Cerita Bila Produksi Padi Kabupaten Banjar Mengalami ini

Baca: Inikah Firasat Sebelum Istri Ustadz Maulana Meninggal Dunia, Chacha Federica Ingat Bahasan Kematian?

Baca: KalselPedia : Sejarah Mess L Banjarbaru, Dulu Terkesan Horor Kini Jadi Bangunan Cantik

Baca: Cerita Mistis Gua Liang Bangkai Mentewe Tanahbumbu, Ini Penuturan Sekdes Dukuh Rejo

Baca: 6 Fakta Ahok Jelang Bebas, Kabar Akan Menikahi Bripda Puput, Panggilan Baru & Akun Youtube BTP

Tiap hektare perlu 80 kilogram.

Jauh hemat pola tanam tugal yang hanya 25 kilogram dan pola semai sekitar 35 kilogram.

"Tapi jika dikalkulasi secara keseluruhan biaya usaha tani padi, penerapan tabela mampu menghemat biaya cukup signifikan," beber Kepala Dinas TPH Banjar HM Fachry, kemarin.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved