Berita Kalteng

Laporan Penyebar Hoaks Pilgub dan Pilpres 2019 Diterima Polda Kalteng, Ini Penjelasan Polisi

Laporan Penyebar Hoaks Pilgub dan Pilpres 2019 Diterima Polda Kalteng, Ini Penjelasan Polisi

Laporan Penyebar Hoaks Pilgub dan Pilpres 2019 Diterima Polda Kalteng, Ini Penjelasan Polisi
Dok Humas Polda Kalteng untuk BPost Group
Pelatihan Inteligence Management Media (IMM), Polda Kalteng, mengundang pakar intelijen media Rustika Herlambang beserta tim untuk memberikan pelatihan kepada anggota Polda Kalteng. Pelatihan Inteligence Management Media (IMM), Polda Kalteng, mengundang pakar intelijen media Rustika Herlambang beserta tim untuk memberikan pelatihan kepada anggota Polda Kalteng.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Polda Kalimantan Tengah makin gencar melakukan patroli cyber yang memantau media sosial jelang Pelaksanaan Pilgub dan Pilpres 2019 ini.

Sudah beberapa warga Kalteng yang diproses hukum lantaran telah menyebarkan berita bohong atau hoaks dan menyebarkan ujaran kebencian tentang Pilgub dan Pilpres 2019 melalui beberapa akun di media daring, sehingga pemilik aku berurusan dengan pihak kepolisian.

Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman, dalam beberapa kesempatan kepada pers mengingatkan agar, warganet bisa bijaksana dalam bermedsos, sehingga tidak termasuk orang yang menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian di medsos terkait Pilgub maupun Pilpres 2019.

Sementara itu, Polda Kalteng , sejak Selasa (22/1/2019)  melatih personelnya dalam kegiatan pelaksanaan pelatihan Inteligence Management Media (IMM), yang digelar sejak beberapa hari ini.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2019 & Formasi dari Kemenpan RB, Pendaftaran Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Sikap Abu Bakar Baasyir Soal Status Bebasnya Usai Putusan Presiden Jokowi

Baca: Respons Najwa Shihab Saat Disebut Berafiliasi oleh Kubu Prabowo Jelang Debat Pilpres 2019, Marah?

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Indonesia Masters 2019 Rabu (23/1) Marcus/Kevin, Jonatan & Ginting Main

Baca: Kemarahan Hotman Paris Saat Dituduh Minta Honor di Kasus Pesawat Lion Air Jatuh, Cek Klarifikasinya

Polda Kalteng, bahkan  mengundang pakar intelijen media Rustika Herlambang beserta tim untuk memberikan pelatihan kepada anggota Polda Kalteng.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Anang Revandoko, mengatakan, pelatihan IMM yang digelar di Graha Bhayangkara, Mapolda sangat bermanfaat dalam mengetahui informasi apa yang menjadi tranding topik di suatu wilayah melalui media sosial,sehingga polisi perlu belajar dengan pakarnya.

Sedangkan, Rustika Herlambang menyampaikan, situasi politik sekarang sangatlah berbeda dari sebelumnya. “Benih-benih ini telah berkembang sejak beberapa tahun yang lalu, disebabkan informasi yang berkembang sangat masiv,” jelasnya dihadapan para kapolres se Kalteng yang juga hadir.

Baca: Reaksi Tak Terduga Ayu Ting Ting Ditanya Soal Prestasi Usai Pamer Piala Penghargaan pada Ria Ricis

Baca: Beda Keterangan Soal Ahok dan Bripda Puput Akan Menikah dari Keluarga Ahok, Sahabat dan Polisi

Dia mengatakan, seorang anggota Polri harus mampu menjadi editor terhadap informasi yang berkembang di masyarakat tersebut. “Polisi harus bisa memberikan saran yang menyejukan dan menyasar kepada sisi emosional masyarakat yang menjadi objek pemberian informasi,” ucapnya di depan  173 orang personil Polda Kalteng.

Dia mengatakan, bahasa yang dipergunakan haruslah bersifat mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga mudah dimengerti dan ditangkap. “Berdasarkan perkembangan peradaban, saat ini telah terjadi perang informasi, psikologi dan IT,” ujarnya. 

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved