Berita Kabupaten Banjar

53 SMP Sederajat di Kabupaten Banjar Belum Bisa Mandiri Gelar UNBK, Numpang Sekolah Lain

Sebanyak 53 sekolah menengah pertama di Kabupaten Banjar dalam pelaksanaan UNBK belum bisa mandiri, alias ikut menumpang di sekolah lain.

53 SMP Sederajat di Kabupaten Banjar Belum Bisa Mandiri Gelar UNBK, Numpang Sekolah Lain
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kepala SMPN 1 Martapura, Rahmadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN — Sebanyak 53 sekolah menengah pertama di Kabupaten Banjar dalam pelaksanaan UNBK belum bisa mandiri, alias ikut menumpang di sekolah yang tersedia komputernya dalam jumlah banyak. Salah satunya adalah SMPN 1 Martapura, yang menumpang di SMAN 1 Martapura.

Kepala SMPN 1 Martapura, Rahmadi mengatakan, menjadi kendala pelaksanaan UNBK tahun ini sama seperti tahun sebelum-sebelumnya, yakni belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Jumlah komputer yang ada di SMPN 1 Martapura terbatas, yakni hanya 16 komputer sedangkan murid di sekolah itu yang bakal mengikuti UNBK sebanyak 282 murid.

“Kalau mengharapkan komputer sebanyak peserta UNBK saya rasa agak berat tetapi menjadi target tahun-tahun mendatang ada penambahan bertahap. Saat ini keperluan komputer untuk UNBK sebanyak 100 unit yang mana dalam pelaksanaannya nantinya dibagi menjadi tiga sesi,” katanya, Kamis (24/1).

Baca: Banjir Persawahan Pejambuan Sungai Tabuk Rugikan Petani, PUPR Banjar: Itu Kewenangan Pusat

Baca: Tanaman Terendam dan Mati, Segini Kerugian Petani Pejambuan Sangai Tabuk, Kabupaten Banjar

Pelaksanaan UNBK dari 100 komputer itu untuk empat ruang ujian dan masing-masing satu ruangan ujian dilengkapi satu server dan proyektor. Untuk teknisi, ruangan dan proyektor di SMPN 1 Martapura sudah siap.

Pada tahun lalu sebanyak 289 murid SMPN 1 Martapura meminjam komputer di SMAN 1 Martapura. Juga digelar sehari dibagi tiga sesi dengan jumlah komputer yang ada sebanyak 100 unit.

Mengatasi kendala tersebut, pihaknya mengajukan proposal kepada dinas pendidikan Kabupaten Banjar memohon bantuan tambahan komputer sebanyak 25 unit. Pihaknya bersyukur, dinas pendidikan Kabupaten Banjar mulai memfasilitasi secara bertahap agar SMPN 1 Martapura bisa melaksanakan UNBK mandiri.

“Mudahan di tahun 2020 SMPN 1 Martapura bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Yakni ada 100 komputer ada di sekolah ini,” imbuhnya.

Kendala lainnya yang harus diantisipasi adalah pemadaman listrik, harus sedemikian rupa benar-benar dipersiapkan langkah-langkah antisipatif supaya tidak mengganggu pelaksanaan UNBK yang dimulai 22 April 2019.

Kepala SMPN 5 Martapura, Hj Murdinah mengatakan, muridnya pada tahun ini dalam mengikuti UNBK juga meminjam tempat dan komputer di SMKN 1 Martapura. Jumlah murid SMPN 5 Martapura yang ikut UNBK tahun ini sebanyak 40 siswa.

Baca: Daftar 9 Varietas Durian Unggul di Kabupaten Banjar yang Bakal Dipatenkan, Cek Jenisnya

Baca: Ibnu Beri Tambahan Waktu Pembongkaran Bangunan untuk Jembatan Alalak Sampai Minggu

“Memang menjadi harapan kami bisa melaksanalan UNBK secara mandiri, tetapi tentunya terlebih dulu harus ada sarana dan prasarananya. Saat ini ruangan untuk melaksanakan UNBK di sekolah kami juga tidak ada,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Maidi Armansyah mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan 18 sekolah bisa melaksanakan UNBK. Saat ini masih menunggu pengadaan perangkatnya, masih dalam proses pengiriman.

“Memang yang belum mandiri dari 53 sekolah menginduk dengan SMA atau SMK terdekat dan SMP lain tapi tetap UNBK. Kami secara bertahap mengupayakan seluruh sekolah bisa UNBK mandiri,” katanya.

Jumlah peserta UNBK tahun ini di Kabupaten Banjar sebanyak 4.634 siswa. Bagi sekolah yang belum bisa mandiri menggelar UNBK mandiri agar bersabar karena dinas pendidikan mempersiapkan sarana dan prasarananya, tentunya perlu dukungam semua pihak, mulai dari sekolah, komite dan masyarakat.  (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved