Berita Kalteng

Penambangan Emas Ilegal Rusak Alam Kalimantan Tengah, Muncul Lubang Besar Menganga

enambangan emas ilegal yang marak terjadi di Penambangan Emas Ilegal Rusak Alam Kalimantan Tengah, Muncul Lubang Besar Menganga juga menjadi perhatian

Penambangan Emas Ilegal Rusak Alam Kalimantan Tengah, Muncul Lubang Besar Menganga
tribunkalteng.com/faturahman
Tambang emas menggunakan merkuri di sungai Rungan dan Kahayan, Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penambangan emas ilegal yang marak terjadi di Penambangan Emas Ilegal Rusak Alam Kalimantan Tengah, Muncul Lubang Besar Menganga juga menjadi perhatian Pemprov Kalteng, karena akibat penambangan emas secara ilegal tersebut mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti banyak lubang besar bekas penanbangan yang belum di relokasi.

Bukan hanya itu, sebut Setdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, penambangan emas menggunakan bahan logam berat air raksa juga sangat membahayakan mahkluk hidup sehingga memang selayaknya dilakukan pengawasan dan penertiban oleh instansi terkait.

Baca: Penambang Liar Sudah Marak di Kalimantan Tengah, Wakil Rakyat Baru Akan Panggil Pejabat Terkait

Baca: Terungkap di Mata Nazwa, Pengunduran Diri Edy Rahmayadi Janggal, Ada Kudeta Tak Berdarah

Baca: Tak Hanya Soal Tulang Patah, Kena Santet Juga Urusan Selamat, Lumpuh Total Disantet Mendadak Sembuh

Sementara itu, pihak komisi terkait di DPRD Kalteng bersama sejumlah instansi Pemprov Kalteng sebenarnya sudah melakukan pertemuan terkait mebahas masalah WPR tersebut tetapi belum ada realisasi dari pembentukan WPR tersebut.

Dikatakan, Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan, mengatakan, pihaknya beluk bisa menentukan lokasi WPR, karena usulan dari kabupaten dan kota belum semuanya masuk ke pihaknya, sedangkan penentuan lokasi WPR belum bisa ditentukan."Usulan belum lengkap," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved