Serambi Mekkah

Sembilan Varietas Durian Unggul Kabupaten Banjar Segera 'Dipatenkan,' Ini Jenisnya

Tak diragukan lagi, Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah sentra durian di Kalimantan Selatan (Kalsel). Bahkan ada beberapa varietas unggul.

Sembilan Varietas Durian Unggul Kabupaten Banjar Segera 'Dipatenkan,' Ini Jenisnya
Dinas TPH Banjar untuk Banjarmasinpost.co.id
Gubernur Kalsel H Syahbirin Noor ceria memperlihatkan durian unggul lokal Banjar pada kontes durian di Danau Tamiyang, dua hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tak diragukan lagi, Kabupaten Banjar merupakan salah satu daerah sentra durian di Kalimantan Selatan (Kalsel). Bahkan ada beberapa varietas unggul khas Kabupaten Banjar yang memiliki keunggulan cita rasa.

Saat ini setidaknya ada sembilan varietas unggul lokal yang telah diidentifikasi oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikulturan (TPH) Kabupaten Banjar.

Lebih dari itu kesembilan vaietas ini akan segera didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian.

"Kesembilan varietas itu yakni Si Kolam, Si Pengantin, Bamban Birin, Si Gantang, Si Dodol Mascinta, Si Idangan Biih, Si Penyangat, Si Kuning Janar, dan Si Hintalo," beber Kepala Dinas TPH Bajar HM Fachry, Jumat (25/01/2019).

Ia menuturkan Kabupaten Banjar cukup kaya durian dengan beragam varietas unggul lokal. Saat ini setidaknya telah ada tiga durian lokal unggul nasional yang telah terdaftar di Kementerian Pertanian yakni Si Japang, Si Hijau, dan Si Dodol.

Lebih lanjut ia menuturkan sentra durian di Banjar tersebar pada enam kecamatan yakni Kecamatan Karangintan, Aranio, Simpangempat, Pengaron, Sambungmakmur, dan Sungaipinang.

"Khusus Kecamatan Karangintan, daerah ini terkenal sebagai daerah penghasil durian terbesar di Kabupaten Banjar," tandas Fachry.

Itu sebabnya pihaknya kini Pemkab Banjar intens menggelar kontes durian. Ajang ini sebagai sarana untuk mendapatkan varietas-varietas durian lokal yang memiliki sifat unggul untuk selanjutnya didaftarkan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman di Jakarta.

Seperti telah dirilis BPost Online, Selasa (22/01/2019) kemarin Pemkab Banjar menggelar kontes durian bertempat di objek wisata Danau Tamiyang di Desa Mandikapau Barat, Kecamatan Karangintan. Kontes durian tahun ini dipadukan dengan gelar buah Eksotik Banjar yang terdiri dari kerabat manga, kerabat jeruk, Kerabat nangka, Kerabat Manggis, kerabat duku, kerabat rambutan, kerabat mentega, kerabat rambat, dan buah eksotik banjar lainnya.

Kontes Durian tersebut mendapat perhatian Kementerian Pertanian (Kementan). Karena itu petinggi Kementan hadir yaitu Sarwo Edhy (direktur Buah dan Florikultura), Prof Erizal Jamal (kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian), serta Tommy Nugraha (kepala Subbidang Tanaman Buah).

Selain itu juga dihadiri orang nomor satu di Kalimantan Selatan H Syahbirin Noor, Bupati Banjar H Khalilurrahman beserta istri, serta Kepala Dinas TPH Kalsel H Syamsir Rahman didampingi Kepala Dinas TPH Banjar HM Fachry.

Bupati Banjar H Khalillurahman mengatakan daerahnya kaya sumber daya genetik buah lokal yang keberadaannya mulai langka. Karena itu, perlu upaya pelestarian mengingat buah lokal/eksotik Banjar merupakan kekayaan plasma nuftah yang harus dilestarikan guna untuk mewujudkan Kabupaten Banjar sejahtera dan barokah.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved