Kehidupan Penyandang Achondroplasia

Bullying Maknan Sehari-hari, Para Penyandang Tubuh Mini Ini Tetap Bahagia, 'Mamaku Kasih Semangat'

Bagi penyandang Achondroplasia atau mereka yang memiliki tubuh mini, mengalami perundungan atau bullying mungkin bukanlah sesuatu tak asing lagi.

Bullying Maknan Sehari-hari, Para Penyandang Tubuh Mini Ini Tetap Bahagia, 'Mamaku Kasih Semangat'
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
Eka Fitri Arni, penyandang Achondroplasia Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bagi penyandang Achondroplasia atau mereka yang memiliki tubuh mini, mengalami perundungan atau bullying mungkin bukanlah sesuatu yang asing lagi.

Kondisi mereka yang tak seperti orang normal pada umumnya membuat kebanyakan masyarakat memandang rendah para penyandang Achondroplasia ini.

Satu di antaranya adalah Eka Fitri Arni atau yang akrab dipanggil Ipit oleh teman-temannya.

Menurut penuturan Ipit, perundungan yang dilakukan karena kondisi tubuhnya itu sudah terjadi sejak dirinya masih sekolah dasar.

"Bentuk perundungannya macam-macam, ada yang secara verbal, ada yang menggunakan gestur," paparnya pada Banjarmasinpost.co.id Rabu, (23/01/2019).

Baca: Jadwal & Live Streaming RTI Arema FC vs Persita Tangerang 32 Besar Piala Indonesia Sabtu (26/1)

Baca: Jadwal Siaran Langsung Persib vs Persiwa Wamena di RCTI 32 Besar Piala Indonesia, Racikan Radovic

Baca: UPDATE Penculikan Pelajar SD di Tanahbumbu, Pelaku Masih Tetangga Korban, Ratusan Warga Cari Pelaku

Meski demikian, Ipit tidak menilai buruk apa yang dilakukan orang-orang tersebut sebagai bagian yang negatif.

Ia justru bersyukur lantaran memiliki keluarga yang sangat mendukungnya serta mengarahkan dirinya untuk berfikir lebih positif.

"Bersyukur punya keluarga yang benar-benar mendukung dan mengarahkan aku untuk berfikir positif," kata gadis 24 tahun itu.

"Aku paling ingat saat mamaku dulu ngasih semangat saat aku dibully, katanya jangan anggap mereka ngata-ngatain itu sedang menghina kamu, tapi karena mereka ingin kenal kamu lebih jauh," kata Ipit menirukan kata-kata ibunya.

Lebih lanjut Ipit menuturkan sebenarnya ia telah melakukan penelitian mandiri tentang orang-orang dengan kondisi seperti dirinya.

Halaman
12
Penulis: Noor Masrida
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved