Peredaran Kosmetik Ilegal

Ditawari Produk Krim Wajah dengan Harga Murah, Pedagang Kosmetik Online Menolak dengan Alasan ini

Sementara itu, penelusuran BPost ke sejumlah penjual kosmetik, rata-rata mereka tidak mengetahui kosmetik ilegal dari Kalideres beredar di Banjarmasin

Ditawari Produk Krim Wajah dengan Harga Murah, Pedagang Kosmetik Online Menolak dengan Alasan ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Sabtu (26/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu, penelusuran BPost ke sejumlah penjual kosmetik, rata-rata mereka tidak mengetahui kosmetik ilegal dari Kalideres beredar di Banjarmasin.

“Saya tidak tahu,” kata pedagang kosmetik online di Banjarmasin, Risma.

Namun Risma mengakui dia pernah ditawari produk krim wajah dengan kualitas di bawah grade original.

"Pernah ditawari, katanya harga lebih murah. Tapi saya tak pernah ambil yang itu," ujar Risma.

Risma mengatakan dia tak pernah bertatap muka dengan sang penyuplai produk yang menurutnya berada di Surabaya, Jawa Timur.

Baca: Jelang Haul KH Zaini Abdul Ghani/Guru Sekumpul, Ini Penginapan Gratis Berikut No Telepon

Baca: Reaksi Raffi Ahmad Kenang Masa Lalu Kala Bahas Masalah Billy Syahputra dan Kriss Hatta

Baca: Reaksi Sophia Latjuba Ketahui Ariel NOAH Jalan Bareng Pevita Pearce, Luna Maya Ogah Dihubungkan

Baca: Terungkap, Sindikat Prostitusi Online Incar Vanessa Angel & Artis Tak Populer Terlilit Utang Lainnya

Baca: Sosok Tommy Tjokro & Anisha Usai Karni Ilyas & Najwa Shihab Santer Jadi Moderator Debat Pilpres 2019

“Selisihnya dengan harga produk berkualitas bervariasi, antara Rp 15 ribu hingga Rp 45 ribu per item,” ujarnya.

Menurut Risma dia tidak mengambil risiko membeli produk dengan kualitas di bawah original.

"Takut juga kalau-kalau palsu dan konsumen kecewa. Kalau kenapa-kenapa nanti malah susah urusannya," ujarnya.

Seorang distributor kosmetik, Jaya, menegaskan kalau distributor resmi jelas tak mau ambil risiko.

“Semua distributor pasti barangnya legal semua. Kalau kami barangnya dari Surabaya dikirim ke Banjarmasin lalu kami edarkan ke daerah Kalselteng,” ujarnya.

Jaya mengatakan semua produk yang didistribusikan ke Kalselteng itu wajib ada izin distribusi dari BPOM.

"Biasanya untuk barang yang ilegal itu industri rumahan dan penjualannya itu lewat yang kenal saja dan lewat online shop," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved