Berita Tanahbumbu

Izin Belum Terbit, Tarif Belum Ditetapkan, ASDP Batulicin Belum Bisa Operasikan KMP Bamega Jaya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru hingga kini belum juga menerbitkan izin operasi ketetapan tarif feri penyeberangan menghubungkan Pulau Sebuku,

Izin Belum Terbit, Tarif Belum Ditetapkan, ASDP Batulicin Belum Bisa Operasikan KMP Bamega Jaya
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Manager Usaha PT ASDP Ferry Cabang Batulicin, Marsadik 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru hingga kini belum juga menerbitkan izin operasi ketetapan tarif feri penyeberangan menghubungkan Pulau Sebuku, Kecamatan Pulau Sebuku dengan Teluk Gosong, Kecamatan Pulaulaut Timur.

Belum dikeluarkan legalitas operasi dan penetapan tarif jasa yang menjadi kewenangan Pemkab Kotabaru, berimbas pada molornya pelayanan transprtasi penghubung antarpulau oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP).

Manager Usaha PT ASDP Batulicin, Marsadik kepada banjarmasinpost.co.id, mengatakan, pihaknya belum bisa mengoperasikan KMP Bamega Jaya, transportasi feri penyeberangan Teluk Gosong-Pulau Sebuku.

Menurut Marsadik, sampai saat ini pemerintah daerah (Kotabaru) belum juga menerbitkan izin operasi dan menetapkan tarif jasa untuk penyeberangan.

"Pemerintah daerah (Kotabaru) belum mengeluarkan izin operasi dan ketetapan tarif. Karena kewenangan daerah. Kami hanya selaku operator," jelasnya, Minggu (27/1/2019).

Baca: Biasanya Kuat Terima Fitnah, Aura Kasih Sekarang Mulai Terpuruk, Saya Bukan Otang Suci

Baca: Terungkap Usia Ahok Alias BTP Lebih Tua Dari Ayah Bripda Puput Nastiti Devi, Teguh Sriyono

Baca: Blak-blakan Ammar Zoni Gerak Cepat Lamar Irish Bella, Inspirasi Untuk Pasangan Muda

Baca: Reaksi Maia Estianty Dapatkan Hadiah Ultah Romantis Dari Irwan Mussry, Ibu Dul Jaelani Ucapkan Ini

Ditambahkan Marsadik, pihaknya pmenunggu undangan rencana pertemuan yang kabarnya dilaksanakan Dinas Perhubungan, membahas ketetapan tarif dan izin operasi pada Selasa 22 Januari 2019 lalu.

"Kami tidak diundang. Karena saya dengar akan ada pertemuan soal itu, saya menunda berangkat ke luar daerah. Ternyata tidak ada undangan juga," bebernya.

Otomatis dengan belum dikeluarkannya izin operasi dan ketetapan tarif oleh pemerintah Kotabaru, berimbas terlambatnya operasi feri Teluk Gosong-Pulau Sebuku.

Karena PT ASDP selaku operator tidak bisa melakukan penandatanganan dokumen perjanjian dengan Kementerian Perhubungan.

"Jelas, karena izin operasi dan ketetapan tarif menjadi dasar perjanjian," katanya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved