KalselPedia

KalselPedia - Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan Tabalong Miliki Benda Peninggalan Zaman Dulu

Namanya adalah Masjid Pusaka Nurul Iman. Sama dengan Mesjid Pusaka Banualawas, masjid ini pun menjadi bukti awal masuknya agama Islam

KalselPedia - Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan Tabalong Miliki Benda Peninggalan Zaman Dulu
banjarmasinpost.co.id/dony usaman
Masjid Pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - KalselPedia- Di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), selain Masjid Pusaka Banualawas, di Desa Banualawas, Kecamatan Banualawas, masjid tertua lainnya juga terdapat di Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta.

Namanya adalah Masjid Pusaka Nurul Iman. Sama dengan Mesjid Pusaka Banualawas, masjid ini pun menjadi bukti awal masuknya agama Islam ke Bumi Sarabakawa yang saat itu dibawa Khatib Dayan.

Sebelum banyak masjid lainnya berdiri, Masjid Pusaka Nurul Iman inilah yang selalu didatangi warga dari berbagai desa untuk salat Jumat.

Semenjak dibangun pada tahun 1638, Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan, kecamatan Tanta, telah mengalami beberapa kali pemugaran.

Baca: KalselPedia : Polsek KPL Banjarmasin Bantu Tugas Administrator dan Jaga Keamanan di Area Pelabuhan

Baca: KalselPedia - Berlokasi di Kuin Utara, inilah Masjid Sultan Suriansyah, Masjid Tertua di Kalsel

Baca: KalselPedia - Berikut Beberapa Retail Handphone di Kota Banjarmasin

Masjid Pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.
Masjid Pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. (banjarmasinpost.co.id/dony usaman)

Tak hanya sekadar dipugar, lokasinya pun juga mengalami pemindahan dari lokasi awalnya saat pertama kali dibangun.

Lokasi masjid saat ini ada di RT.2 Desa Puain Kanan, kecamatan Tanta, dekat dengan sungai sedangkan awalnya
jauh dari sungai.

Tombak peninggalan masjid pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta.
Tombak peninggalan masjid pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta. (banjarmasinpost.co.id/dony usaman)

Pindahnya lokasi masjid dari tempat awal ke lokasi sekarang karena masyarakat saat itu juga berpindah permukiman untuk mendekati aliran sungai, sehingga masjid juga dipindah.

Kemudian alasan pemugaran lainya selain karena ada yang rusak alami, renovasi terpaksa dilakukan karena masjid ini pernah dibakar Belanda saat penjajahan pertama.

Beduk masjid pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta.
Beduk masjid pusaka Nurul Iman, Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta. (banjarmasinpost.co.id/dony usaman)

Kini dengan beberapa kali mengalami pemugaran kini Masjid Pusaka Nurul Iman berdiri kokoh seluas 12x12 meter dengan tetap menonjolkan kontruksi bangunan banjar berupa bubungan tinggi.

Meskipun mengalami pemugaran beberapa kali dan pernah dibakar saat penjajahan Belanda, bukan berarti tidak ada lagi peninggalan asli yang bisa dilihat sampai sekarang.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved