Kriminalitas Banjarmasin

Kosmetik Ilegal Makin Marak di Banjarmasin, Berikut Saran Dr Dharma untuk Antisipasinya

Beredarnya kosmetik ilegal yang marak tidak serta merta kesalahan konsumen saja, karena ini juga tanggung jawab para ahli untuk ikut mencerdaskan

Kosmetik Ilegal Makin Marak di Banjarmasin, Berikut Saran Dr Dharma untuk Antisipasinya
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Direktur Krimsus AKBP Anjar Wicaksono didampingi Kabid Humas AKBP Sunyipto menunjukkan sejumlah kosmetik sitaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beredarnya kosmetik ilegal yang marak tidak serta merta kesalahan konsumen saja, karena ini juga tanggung jawab para ahli untuk ikut mencerdaskan masyarakat tentang bahayanya kosmetik ilegal.

Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik RSUD dr HM Ansari Saleh Banjarmasin Dr Dharma PTR Maluegha SpBP-RE juga mengatakan dengan pengetahuan yang minim masyarakat gampang tergoda oleh rayuan para penjual kosmetik yang tidak bertanggungjawab.

"Kosmetik ilegal belum tentu tidak baik ada yang bagus tetapi belum teregister di indonesia. Tetapi yang banyak beredar adalah kosmetik murah dentan bahan yang berbahaya karena tidak melaui penelitian maupun ukuran yang benar," katanya.

Dia menyarankan, Edukasi kepada masyarakat harus intens dilakukan oleh pakar. Pengawasan yang ketat bekerjasama drntan organisasi profesi misalnya ikatan dokter indonesia (IDI) dan kepolisian terhadap klinik kecantikan yang kebanyakan tidak ada dokter ahlinya.

Baca: Maia Estianty Ulang Tahun, Irwan Mussry Lakukan Ini untuk Ibunda Al El dan Dul

Baca: Link Live Streaming Kompas TV - Final Indonesia Masters 2019 Minggu (27/1) Mulai Jam 12 WIB

Baca: Reaksi Maia Estianty Dapatkan Hadiah Ultah Romantis Dari Irwan Mussry, Ibu Dul Jaelani Ucapkan Ini

"Harus ada hukuman bagi pelaku yang bersalah agar ada efek jera. Apalagi denyan UU kedokteran yang baru, Malpraltek bukan delik aduan jadi polisi juga bisa mendatangi klinik untuk memeriksa," kata Dr Dharma.

Tapi sebaiknya koordinasi dengan IDI setempat, katanya, dengan sistem sekarang belarja bisa online jadi setiap orang bisa menjadi importir. Tinggal tanggung jawab moral yang harus ditingkatkan.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved