Bumi Saijaan

Bupati Kotabaru Harapkan Pendamping Dana Desa Standbye di Desa

rapat koordinasi antara pendamping desa bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintah desa (BPMPD) Kabupaten Kotabaru Hariansyah

Bupati Kotabaru Harapkan Pendamping Dana Desa Standbye di Desa
Diskominfo Kotabaru
Rapat koordinasi antara pendamping desa dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintah desa (BPMPD) Kabupaten Kotabaru Hariansyah dan dihadiri langsung Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alidrus, Senin (28/1/19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seluruh pendamping desa yang ada di wilayah Kotabaru dikumpulkan di Aula Kantor Pemerintahan Kabupaten Kotabaru.

Mereka melaksanakan rapat koordinasi antara pendamping desa bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintah desa (BPMPD) Kabupaten Kotabaru Hariansyah dan dihadiri langsung Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alidrus, Senin (28/1/19).

Pentingnya rapat tersebut, ada koordinasi yang lebih intensif antara pendamping, aparat desa dan dinas.

Dengan koordinasi yang bagus, maka pembangunan desa juga akan lancar dan aman.

Menurut satu peserta rapat koordinasi yakni Aspat, di antara pendamping desa menyampaikan kurangnya menerima pelatihan.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPD Kotabaru, Hariansyah mengatakan, masukan yang disampaikan peserta dianggap penting.

Diakui Hariansyah, pendamping desa memang diakui masih kurang mengikuti pelatihan sehingga harus lebih bekerja maksimal lagi.

Namun dengan masukan tersebut, jajarannya akan membuat program pelatihan pengelolaan dana desa lagi.

Tapi, untuk teknisnya masih belum tahu seperti apa agar bisa lebih maksimal.

"Akan kami tindak lanjuti dengan memberikan pelatihan, baik itu mendatangkan narasumber atau mengikuti pelatihan secara bertahap," kata Hariansyah.

Sementara itu, Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alidrus, mengatakan, rapat koordinasi ini sangat penting.

Sebab pendamping desa sangat jarang bertemu seperti itu. Moment seperti itu harus berkelanjutan dan pendamping desa juga harus sering berkoordinasi dengan dinas terkait.

Selain itu, pendamping desa juga diharapkan harus aktif dan ada di desa. Sesuai dengan namanya pendamping desa sehingga bila desa perlu apa-apa bisa mencari solusinya dengan baik.

"Jadi pendamping desa ini harus ada di desa dan koordinasi sangat penting. Selain itu, pendamping desa juga harus lebih pintar ketimbang aparat desa. Maksudnya, jangan sampai pintar aparat desa dibandingkan pendampingnya, nanti bisa-bisa pendamping desa tidak terpakai," katanya. (aol)

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved