Berita Banjarmasin

Poyanto Gigih Kenalkan Tari Dayak Mohing Asang, Dari Ngamen di Jalan Sampai Tampil di Finlandia

Puluhan penonton, di antaranya para duta besar dari berbagai negara, sangat terpesona dengan tarian tradisional yang dibawakan Poyang tersebut.

Poyanto Gigih Kenalkan Tari Dayak Mohing Asang, Dari Ngamen di Jalan Sampai Tampil di Finlandia
Istimewa/
Poyanto tampil dengan kostum Tarian Dayak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - MENGENAKAN baju dari kayu nyamu, di tangan kiri memegang tameng, di tangan kanan memegang mandau, dan di kepalanya bertengger bulu Enggang, Poyanto masuk ke panggung cukup megah, Messukeskus, Finlandia, sambil berteriak, kikiw.

Poyang panggilan panggung Poyanto, dengan lincah dan energik membawakan tarian perang Suku Dayak berjudul Mohing Asang, selama empat menit di acara Matka Nordic Travel Fair, Kamis (17/1) lalu.

Puluhan penonton, di antaranya para duta besar dari berbagai negara, sangat terpesona dengan tarian tradisional yang dibawakan Poyang tersebut.

“Saya sangat bangga bisa tampil di depan warga Finlandia dan duta besar dari berbagai negara di dunia. Ternyata orang asing menyukai kesenian dan budaya yang masih alami, tidak ada sentuhan modern,” kata Poyang, Minggu (27/1/2019).

Baca: Aura Kasih Terpuruk karena Calon Bayinya Dihina, Petuah Ustadz Abdul Somad Soal Ibu Hamil Jadi Obat?


istimewa

Poyang bercerita tidak ada persiapan khusus saat tampil di Finlandia. “Tarian Dayak ini sudah mendarah daging. Saya membawakannya sejak anak-anak hingga sekarang,” kata guru honorer kesenian SMPN 35 Banjarmasin ini.

Sebelum ke Finlandia, Poyang terlebih dahulu mengikuti seleksi di Kantor Gubernuran Banjarbaru. “Dalam seleksi itu, saya nyatakan lulus,” ujarnya.


Istimewa

Tarian Mohing Asang ini menceritakan peperangan Suku Dayak Siang yang tinggal di aliran Sungai Barito.

“Bila bertempur, mereka maju terus dan tak ada kata mundur,” ujar lelaki kelahiran Banjarmasin, 14 Juni 1993 ini.

Mempelajari Tarian Mohing Asang dilakukan Poyang sejak di SD Muara Teweh, Kalteng.

“Saya belajar tarian ini secara autodidak. Bila ada acara pengantinan saya bersama teman-teman diminta membawakan tarian Dayak tersebut,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved