Berita Kalteng

Begini Kesigapan TNI Tangani Serbuan Massa Anarkis

Simulasi dan latihan Pengendalian Huru Hara (PHH) oleh Kodim 1011/Kuala Kapuas (Klk) digelar di depan Kantor KPU Kapuas, Senin (28/1/2019)

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Eka Dinayanti
Foto dari Kodim 1011/Klk
Simulasi dan latihan Pengendalian Huru Hara (PHH) yang digelar oleh Kodim 1011/Klk 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Simulasi dan latihan Pengendalian Huru Hara (PHH) oleh Kodim 1011/Kuala Kapuas (Klk) digelar di depan Kantor KPU Kapuas, Senin (28/1/2019) sore kemarin.

Latihan PHH dipandu langsung oleh Kasi Ops Kodim 1011/Klk, Kapten Inf Jufri.

Kegiatan tersebut merupakan latihan pengamanan dan cara Pengendalian Huru Hara (PHH) oleh Prajurit Kodim 1011/Klk.

Tujuan dilaksanakannya latihan PHH tersebut untuk melatih kemampuan para anggota.

Dalam rangka menangani dan menanggulangi Huru Hara yang tidak menutup kemungkinan akan terjadi di setiap kesempatan.

Terutama saat menjelang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Baca: Perselingkuhan Luna Maya Terbongkar karena Atta Halilintar, Saat dengan Ariel NOAH / Reino Barack?

Baca: Hasil Bawaslu Kalsel Bongkar Kargo di Kantor Pos, 26 Ribu Tabloid Indonesia Berkah untuk Kalsel

Baca: Postingan Terbaru Maia Estianty Setelah Ahmad Dhani Divonis 1,5 Tahun, Mulan Jameela Unggah Ini

Baca: Bondan Prakoso Dikabarkan Meninggal Dunia Gara-gara Ini, Video & Lirik Lagu RIP by Fade 2 Black

Baca: Sule Disebut Ganteng oleh Presiden Jokowi, Andre Taulany dan Ayah Rizky Febian Bikin Jokowi Tertawa

Dimana ini merupakan salah satu tugas pokok TNI AD menciptakan situasi kondisi yang aman dan kondusif.

Saat berlangsung simulasi dan latihan PHH berlangsung serius.
Disimulasikan puluhan massa mendatangi Kantor KPU karena ketidakpuasan hasil pemilu.

Prajurit TNI yang kala itu melakukan pengamanan langsung ambil langkah cepat dalam penanganan.

Hingga akhirnya massa yang datang dengan anarkis bisa dipukul mundur berkat kesigapan prajurit Kodim 1011/Klk.

Dandim 1011/Klk Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono melalui Pasi Ops Kapten Inf Jufri, mengatakan dalam simulasi ada 130 personel atau satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) diturunkan.

Terdiri dari 100 anggota Kodim 1011/Klk dan 30 personel Raider 631/Antang yang melaksanakan latihan PHH tersebut.

"Kegiatan ini merupakan petunjuk dari komando atas, terkait pengamanan Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2019," jelasnya.

Diketahui, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh semua Kodim yang ada di jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura

Dilanjutkannya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka latihan PHH.

Disimulasikan ketika itu datang sekelompok massa anarkis ke Kantor KPU dan saat itu tidak ada personel Polri, maka TNI yang backup.

"Simulasi ini bertujuan agar anggota siap saat menghadapi situasi yang tidak diinginkan. Sewaktu-waktu ketika dibutuhkan, kami siap," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Fadly)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved