Berita Banjarbaru

Cuaca Ekstrem Ternyata Jadi Faktor Turunnya Jumlah Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

Dikatakannya di Januari ini sebenarnya adalah low season. Penurunan itu tidak ada sangkut pautnya dengan harga tiket yang dijual oleh masakapai.

BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru. Foto diambil Selasa (1/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dari pemberitaan sebelumnya, Manager Operasi Angkasa Pura 1 Syamsudin Noor, Rully Artha, mengatakan ada penurunan penerbangan namun hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan mahalnya harga tiket yang dijual oleh maskapai.

Dikatakannya di Januari ini sebenarnya adalah low season. Penurunan itu tidak ada sangkut pautnya dengan harga tiket yang dijual oleh masakapai.

Menurut Rully, tidak ada faktor lain selain low season yang menyebabkan angka penurunan. Soal bagasi berbayar yang diterapkan oleh maskapai juga tidak mempengaruhi. Rully menjelaskan, low season adalah musim liburan yang sepi pengunjung.

Baca: Pekerja Kapal Kargo Ini Masih Belum Berani Melaut, Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Februari

Baca: H Isam Berangkat Umrah Februari Ini, Selasa Pagi Bersama Keluarga Jalani Proses Biometrik

Lalu apa faktor lainnya yang jelas menyebabkan penurunan penerbangan ? Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Cabang Banjarmasin, Manajer Operasi Airnav Banjarmasin Rusli kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/1) mengatakan faktor cuaca ekstrem juga mempengaruhi.

"Betul ada penurunan jumlah penerbangan. penurunan mencapai 10 persen. Biasanya setelah Natal dan tahun baru turun 5 persen sekarang 8 -10 persen. Dari rata-rata 85 pergerakan sekarang tinggal 70 sampai dengan 75 pergerakan pesawat. faktor cuaca ya g agak ekstrim belakangan ini mempengaruhi juga," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved