Berita Kabupaten Banjar

Pesona Kambang Sarai Martapura, Segini Keuntungan Perajinnya

Selain Kambang Sarai, para penjual biasanya juga menjual Kambang Barenteng dan Kambang Bacurai. Masing-masing memiliki pesona tersendiri.

Pesona Kambang Sarai Martapura, Segini Keuntungan Perajinnya
banjarmasinpost.co.id/idda royani
INDAH - Sejumlah pedagang menjajakan Kambang Sarai di Kota Martapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - ADA keunikan tersendiri yang turut menguatkan aura Martapura sebagai Kota Serambi Makkah di Bumi Antasari. Apa itu? Kambang Sarai namanya.

Sejak kaki Anda menapaki ibu kota Kabupaten Banjar, Kambang Sarai akan menyejukkan bola mata. Di berbagai sudut kota, rangkaian bunga beraneka rupa warna itu mudah dijumpai.

Kambang (kembang) Sarai adalah rangkaian kembang melati khas Martapura yang tidak kita temui di kota lain. Banyak pedagang yang menjajakannya di tepi jalan.

Selain Kambang Sarai, para penjual biasanya juga menjual Kambang Barenteng dan Kambang Bacurai. Masing-masing memiliki pesona tersendiri.

Ada tangan-tangan terampil di balik Kambang Sarai itu. Di antaranyabyaitu Acil Halidah, pekebun bunga melati sekaligus perajin Kambang Sarai di Kabupaten Banjar.

Baca: Korban Kecelakaan Maut di Sultan Adam Ternyata Mahasiswa Uniska, Karyawan Grapari Telkomsel

Baca: Kecelakaan Maut di Sultan Adam, Korban Diduga Tersangkut Pipa Mobil Tangki, Ini Kondisinya

Baca: BREAKING NEWS : Kecelakaan Terjadi di Jalan Sultan Adam, Seorang Pengendara Tewas di Tempat

Warga Desa Jingah Habangilir, Kecamatan Karangintan, ini tiap hari bisa membuat Kambang Sarai sebanyak 5 buah. "Sambal duduk santai, saya membikinnya," tuturnya, Selasa (29/10/2019).

Sejak sekitar sepuluh tahun silam ia melakoni usaha itu. Tiap hari sejak pukul 07.00 Wita ia menjajakan Kambang Sarai di depan Pasar Kayutangi, Martapura. Biasanya ia pulang pukul 14.00 Wita.

Bahan kembang yang ia gunakan berasal dari kebun bunga melati miliknya dan kadang membeli untuk menambah stok. Meski tak terlalu banyak keuntungan yang didapat, namun bagi Halidah hasilnya cukup untuk menopang ekonomi rumah tangganya.

"Modal harian berjualan Kambang Sarai sekitar Rp 50 ribu. Dapatnya sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu," tuturnya.

Harga jual Kambang Sarai dipatok dengan bervariasi mlai Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu tergantung ukuran. Makin besar ukuranya harganya pun makin mahal.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved