Skandal Pengaturan Skor

Satgas Anti Mafia Bola Geledah Dua Kantor PSSI, Cari Dokuman Ini, Usut Kasus Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor PSSI yang berada di FX Sudirman tower 14 dan kantor di Jalan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (30/1/2019

Satgas Anti Mafia Bola Geledah Dua Kantor PSSI, Cari Dokuman Ini, Usut Kasus Pengaturan Skor
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Wakil Ketua Umum dan Sekjen PSSI, Joko Driyono serta Ratu Tisha Destria menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Atlet Century, Jakarta, Sabtu (8/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Untuk mengungkap skandal pengaturan skor sepabola Indonesia, Satgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor PSSI yang berada di FX Sudirman tower 14 dan kantor di Jalan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (30/1/2019).

Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen anggaran PSSI 2018-2019.

"Masih dilakukan pencarian terutama tentang dokumen-dokumen yang berkaitan dengan persepakbolaan, berkaitan dengan anggaran-anggaran (PSSI) tahun 2017-2018," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono, di lokasi. 

Saat ini, anggota Satgas Antimafia Bola masih melakukan penggeledahan yang sudah berlangsung dari pukul 10.30 WIB.

"Penggeledahan oleh Ditreskimum ya kalau yang di Kemang, dibikin oleh Wadir (Wakil Direktur) Krimum (Kriminal Umum)," jelas Argo.

Baca: Edy Mundur, Ketua Umum Dijabat Joko Driyono yang Masih Dalam Proses Pemeriksaan Satgas Mafia Skor

Baca: Daftar Bursa Ketua Umum PSSI Usai Edy Rahmayadi Lengser, Ahok, Muhaimin Iskandar Hingga Erick Thohir

Baca: Sedang Berlangsung! Live Streaming Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 3 via Live Streaming Trans7

Pihak Satgas belum membeberkan apa saja data yang sudah didapatkan di kedua lokasi tersebut.

"Nanti kita tunggu saja," kata Argo.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor.

Enam tersangka sudah ditahan, yakni Nurul Safarid (wasit); Johar Ling Eng (anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah); Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI); Anik Yuni Sari (putri Priyanto); Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI nonaktif); dan Mansyur Lestaluhu (staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI).

Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada media di Fx Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019)
Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada media di Fx Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019) (KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Sementara, tersangka lain yang belum ditahan, yaitu Cholid Hariyanto selaku wasit cadangan di pertandingan Persibara melawan Kediri.

Kemudian Deni Sugiarto (pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan); Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan (asisten wasit II).

(Penulis : Jimmy Ramadhan Azhari/KOMPAS.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: Geledah Kantor PSSI, Satgas Antimafia Bola Cari Dokumen Anggaran 2018-2019

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved