Cuaca Ekstrem

Tata Air Pertanian yang Kurang Baik Masih Membelenggu Petani Padi, Pengaruhnya Berdampak di Sini

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Martapura Timur Budi Santoso mengatakan tata air pertanian memang masih menjadi persoalan teknis

Tata Air Pertanian yang Kurang Baik Masih Membelenggu Petani Padi, Pengaruhnya Berdampak di Sini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (30/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Martapura Timur Budi Santoso mengatakan tata air pertanian memang masih menjadi persoalan teknis yang membelenggu usaha tani padi di wilayah kerjanya.

"Hampir semua persawahan di Martapura Timur memang berhadapan dengan tata air yang kurang baik sehingga berpengaruh nyata terhadap produksi dan produktivitas tanaman padi," sebutnya.

Sementara itu, dua hari lalu Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar, Rahmadi, mengatakan tata air pertanian di wilayah Kecamatan Martapura Timur menjadi kewenangan Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

Baca: 5 Fakta Ribuan Tabloid Indonesia Barokah Disita Bawaslu Kalsel, Kantor Pos & Bakal Disebar di Masjid

Baca: Penampakan Aurel Hermansyah Pakai Hjab, Putri Ashanty & Anang Hermansyah Dikomentari Ria Ricis

Baca: Pengakuan Tak Terduga Hotman Paris Soal Cewek-cewek Cantiknya, Ria Ricis Sebut Seperti Ariel NOAH

Baca: Ifan Seventeen Temukan Kenangan Terakhir dengan Dylan Sahara 20 Menit Sebelum Tsunami Banten Lampung

Baca: Reaksi Inul Daratista Diminta Cari Berondong dan Selingkuh dari sang Suami, Adam Suseno

Ini karena luasan persawahan setempat lebih dari 1.000 hektare.

Dikatakannya pada 2018 lalu, pihak provinsi telah melakukan peninjauan lapangan di persawahan di Martapura Timur.

Diharapkan bisa segera ditindaklanjuti dengan perencanaan dan penganggarannya sehingga tata air di wilayah setempat bisa segera dilaksanakan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved