Berita Banjarmasin

7 Poin Penting Surat Edaran Disdik Banjarmasin Agar Sekolah Waspada Bahaya Penculikan Anak

Surat edaran itu ditujukan kepada kepala di tiga tingkatan sekolah yakni Paud/TK, SD dan SMP se-Banjarmasin, pada surat edaran berisi 7 poin penting.

7 Poin Penting Surat Edaran Disdik Banjarmasin Agar Sekolah Waspada Bahaya Penculikan Anak
capture/banjarmasin post
Banjarmasin Post Edisi Kamis (31/1/2019) Halaman 9 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN  - Dinas Kota Banjarmasin mengeluarkan surat edaran imbauan waspada bahaya penculikan anak sekolah menyusul makin maraknya kasus penculikan anak termasuk para pelajar di Kota Banjarmasin, Rabu (30/1).

Surat edaran itu ditujukan kepada kepala di tiga tingkatan sekolah yakni Paud/TK, SD dan SMP se-Banjarmasin, pada surat edaran tersebut juga berisikan tujuh poin penting.

Di antaranya poin-poin tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar kiranya meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pengawasan, perlindungan dan penjagaan di masing-masing lingkungan sekolahnya.

Kedua, pihak sekolah dituntut agar memberikan sosialisasi dan arahan terhadap siswa untuk berhati-hati dan tidak sembarangan berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal.

Baca: Disdik Keluarkan Imbauan Waspada Penculikan Anak, SDN Pasar Lama 1 Pasang Pagar Berlapis

Baca: BREAKING NEWS- SMPN 6 Banjarmasin Dilempari Bom Molotov, Penjaga Kantin Lakukan Aksi Heroik

Baca: Fakultas Kedokteran Tak Lagi Favorit, Peserta SNMPTN di ULM Justru Banyak Pilih Prodi Akuntansi

Ketiga, kepada masing-masing kepala sekolah juga mengefektifkan peran petugas keamanan sekolah dan guru piket untuk memantau dan mengawasi peserta didik terutama pada waktu-waktu jam istirahat, jam pulang sekolah dan waktu kegiatan ekstrakuler.

Keempat, menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan orangtua siswa serta mengenali pihak keluarga atau orang yang ditugaskan pihak keluarga untuk menjemput anaknya di sekolah.

Kelima, terus melakukan pemantauan terhadap peserta didik sepanjang jam pelajaran dan memastikan setiap siswa tetap berada di sekolah saat menunggu jemputan.

Keenam, menghubungi orangtua atau wali yang terlambat menjemput anaknya dan tetap mendampingi siswa sampai orangtua datang menjemput.

Dan ketujuh, melakukan edukasi secara terus menerus kepada siswa dan orangtua, tentang pentingnya berhati-hati dengan orang asing dan apa yang harus dilakukan saat ada orang asing yang mengajak anak keluar dari lingkungan sekolah.

"Iya, jadi dengan surat edaran himbauan ini diharapkan semoga pihak sekolah bisa melaksanakan. Edaran ini juga sebagai bentuk antisipasi kejadian penculikan yang terjadi akhir-akhir," jelas Totok. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved