Berita Banjarmasin

Disdik Keluarkan Imbauan Waspada Penculikan Anak, SDN Pasar Lama 1 Pasang Pagar Berlapis

Tak heran, demi menghindari kejadian serupa ibu anak dua tersebut bahkan rela meluangkan waktu di tengah kesibukan kerjanya.

Disdik Keluarkan Imbauan Waspada Penculikan Anak, SDN Pasar Lama 1 Pasang Pagar Berlapis
capture/banjarmasin post
Banjarmasin Post Edisi Kamis (31/1/2019) Halaman 9 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih ingat dengan insiden penculikan yang menimpa MR, murid kelas VI MDIM Kidaung Banjarmasin, Senin (21/1) lalu?

Ya, kini rasa trauma MR pun telah berangsur hilang terhadap kejadian tersebut. Dia sudah berkumpul dengan teman-temannya dan belajar seperti biasanya di sekolah. Namun kewaspadaan tetap meliputi Nina, sang orangtua.

Tak heran, demi menghindari kejadian serupa ibu anak dua tersebut bahkan rela meluangkan waktu di tengah kesibukan kerjanya.

Ia selalu tepat waktu menjemput buah hatinya, terlebih MR saat pulang sekolah. "Kalau pulang, saya tidak pernah telat menjemput MR," ujarnya

Sementara Kepala Sekolah MDIM Kidaung, Fauzi Rahmani meski insiden penculikan anak bukan terjadi di sekolahnya namun perketatan pengawasan tetap pihaknya laksanakan.

Baca: Begini Alur Transaksi Pembayaran Artis Vanessa Angel dan Model Avriellya Shaqilla dari Pengguna

Baca: Fakultas Kedokteran Tak Lagi Favorit, Peserta SNMPTN di ULM Justru Banyak Pilih Prodi Akuntansi

Baca: Cerita Penyandang Achondroplassia, Sering Dibully Sejak SD, Malah Jadi Konsultan Lewat Grup WA

Di antaranya kepada orangtua murid tidak menjemput atau mengantar buah hatinya di luar lingkungan MDIM Kidaung Banjarmasin.

Selain itu kepada murid yang rumahnya berdekatan dengan sekolah sehingga hanya berjalan setiap harinya, supaya disarankan berkolompok, tidak sendiri-sendiri.

"Sebetulnya untuk aturan ini sudah lama kami terapkan. Tapi atas kejadian kemarin, aturan kembali lebih ditingkatkan lagi," jelasnya.

Sementara, tidak hanya di MDIM Kidaung, peningkatan keamanan dan pengawasan terhadap sejumlah murid rupanya juga dilakukan SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin.

Rubina, Wakil Kepala SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, mengatakan bahkan dengan tersedianya dua lapis pagar pembatas, sejumlah murid tidak boleh keluar pagar sebelum orangtua atau penjemputnya tiba.

"Untuk penjemput sendiri biasanya mereka menunggu di dalam pagar pertama. Nah, kalau penjemput tersebut belum datang, murid-murid tidak boleh keluar pagar kedua," jelasnya.

Selain pagar ganda, Rubina juga mengatakan selama ini pihaknya menyediakan dua petugas keamanan. Tiga CCTV juga menjadi fasilitas penunjang guna mengantisipasi segala macam bentuk kejadian yang tidak diinginkan. (banjarmasinpost.co.id/gha)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post edisi Kamis (31/1/2019)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved