Prostitusi Online Artis FTV

Polisi Sebut Vanessa Angel Aktif Sebar Video Hot kepada Enam Mucikari, Ditahan 20 Hari

Keputusan penahanan Vanessa disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera pada Rabu sore.

Polisi Sebut Vanessa Angel Aktif Sebar Video Hot kepada Enam Mucikari, Ditahan 20 Hari
capture/banjarmasin post
Banjarmasin Post edisi Kamis (31/1/2019) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Mengejutkan, artis Vanessa Angel (27), tersangka kasus prostitusi online, harus menghuni sel tahanan Polda Jatim, mulai Rabu (30/1/2019).

Keputusan penahanan Vanessa disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera pada Rabu sore.

"Pada hari ini, 30 Januari 2019, terhitung mulai pukul 15.00 WIB, penyidik mengeluarkan surat perintah penahanan. Penahanan dilakukan berdasar syarat objektif, yaitu ancaman hukuman yang bersangkutan di atas lima tahun," kata Barung.

Selain itu ada alasan subjektif penyidik yaitu Vanessa Angel dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatan, atau menghilangkan barang bukti. Pada tahap pertama, Vanessa akan menjalani penahanan selama 20 hari.

Tuduhan yang dikenakan kepada Vanessa yaitu terlibat aktif di jaringan prostitusi online dengan cara mengirimkan foto dan video hot kepada enam muncikari. Selanjutnya foto dan video itu hingga tersebar ke tangan para pengguna prostitusi.

Baca: Artis FTV Saphira Indah Meninggal Dunia Saat Hamil 5 Bulan, Ayu Ting Ting Ucapkan Kata Menyentuh Ini

Aturan hukum yang dikenakan yaitu Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 ayat 1, ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Sebelum ditahan, Vanessa menjalani proses pemeriksaan sebagai tersangka. Ia tiba di Polda Jatim sekira pukul 11.00 WIB menggunakan mobil Toyota Vellfire warna putih, didampingi pengacaranya, Aga Khan dan Milano Lubis.

"Mohon doanya ya," katanya singkat sembari bergegas memasuki ruang penyidik di Gedung Sub Direktorat V Cyber Crime, Direktorat Kriminal Khusus Polda Jatim.

Mengenai penahanan tersebut pengacara Vanessa buka suara. Milano Lubis menyebutkan bahwa kliennya sudah kooperatif.

"Enggak ngerti saya. Coba yang mana? Kami dibilang enggak kooperatif," ujar Milano.

Selain kooperatif, ia menyebut kliennya tak pernah mangkir. Bahkan menurutnya, belum ada surat pemanggilan dari kepolisian.

"Dibilang mangkir, kami enggak mangkir, memang surat pemanggilannya belum pernah ada," lanjutnya lagi.

Baca: Hasil Barcelona Vs Sevilla Copa del Rey - Lionel Messi Pimpin Barcelona Pesta Gol ke Gawang Sevilla

Milano menyebut bahwa Vanessa ditahan agar tidak menghilangkan barang bukti. Padahal menurutnya, Vanessa tidak menghilangkan barang bukti apapun.

"Terus dibilang kalaupun ditahan, itu untuk tidak menghilangkan barang bukti. Barang bukti apa yang mau dihilangkan?" kata Milano. Hal ini dikarenakan, HP Vanessa sudah disita polisi.(surya/tribunnetwork/don/han/kompas)

Baca lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis (31/1/2019)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved