SMPN 6 Dilempar Bom Molotov

Seperti Bom Molotov Tapi Mirip Lampu Teplok, ini Kata Humas SMPN 6 Banjarmasin

Terpisah, Humas SMPN 6 Banjarmasin, Drs Bakhrian Alkaf, mengaku sempat terkejut mendengar berita itu.

Seperti Bom Molotov Tapi Mirip Lampu Teplok, ini Kata Humas SMPN 6 Banjarmasin
BPost Cetak
BPost edisi ccetak Jumat (1/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terpisah, Humas SMPN 6 Banjarmasin, Drs Bakhrian Alkaf, mengaku sempat terkejut mendengar berita itu.

“Selama ini kami (SMPN 6) baik dengan masyarakat sekitar dan siswa. Selalu terjalin dengan harmonis dan tak pernah ada masalah. Makanya kami pun heran, mengapa ada orang yang mau melakukan hal ini," ujarnya.

Bakhrian tidak menampik kalau benda yang dilempar orang misterius itu menyerupai bom molotov.

Itu terlihat dari adanya botol kecil berisikan minyak tanah dan sumbu.

"Kalau kesannya, memang seperti bom molotov. Tapi benda tersebut mirip juga seperti lampu teplok. Karena pada bagian atas terdapat penutup," ujarnya.

Baca: SMPN 6 Dilempar Bom Molotov, Terselamatkan Berkat Air Penampungan yang Biasa Digunakan untuk Wudu

Baca: Ingin Wajah Tirus & Cantik, Nita Thalia Operasi Plastik Rp1 Miliar tapi Malah Alami Kelumpuhan Wajah

Baca: Waspada Gejala Ini! Awalnya Cuma Sesak Nafas Akhirnya Saphira Indah Harus Pergi untuk Selama-Lamanya

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Dul Jaelani Sebut Dukungan Maia Estianty, Ayah Saya Cuma Pindah Rumah

Baca: Diramal Cerai Tahun Ini, Hotman Paris Ramal Rumah Tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Seperti Ini

Pria yang mewakili SMPN 6 Banjarmasin ini menambahkan masalah tersebut sudah mereka bahas dalam rapat dinas, Kamis siang.

Fokus pembahasan mengarah pada bagaimana cara pencegahan terhadap kejadian serupa agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Kalau dibilang teror, ya bisa. Maka dari itu ke depan mungkin akan diperketat lagi pengawasannya. Sebetulnya jaga malam sudah ada. Tapi biasanya baru mulai jam 12 malam. Nah tadi malam kebetulan ada pak Aksah. Entah apa yang terjadi kalau tidak ada beliau,” ujarnya.

Kejadian tersebut, kata Bakhrian, sudah direspons polisi.

“Kamis pagi ada empat polisi yang datang ke sini,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved