SMPN 6 Dilempar Bom Molotov

SMPN 6 Dilempar Bom Molotov, Terselamatkan Berkat Air Penampungan yang Biasa Digunakan untuk Wudu

Orang tak dikenal gagal membakar gedung SMPN 6 Banjarmasin, Kalsel, Rabu (30/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

SMPN 6 Dilempar Bom Molotov, Terselamatkan Berkat Air Penampungan yang Biasa Digunakan untuk Wudu
BPost Cetak
BPost edisi ccetak Jumat (1/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Orang tak dikenal gagal membakar gedung SMPN 6 Banjarmasin, Kalsel, Rabu (30/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Bom molotov yang dilempar Mr M itu sempat diketahui oleh penjaga kantin sekolah tersebut, suami istri Aksah-Aisyah.

Bom molotov yang dilempar Mr M itu sudah membakar dinding luar salah satu kelas SMPN 6 dan ujung meja panjang yang ditutupi taplak plastik.

"Apinya lumayan besar. Apinya mulai dari tanah sampai dinding yang berwarna hitam itu,” kata Aisyah ditemui di kantin SMPN 6, Kamis (31/1).

Berkat kesigapan Aksah-Aisyah dan seorang warga setempat yang juga wali murid SMPN 6 api yang sudah berkobar berhasil dipadamkan.

Baca: Ingin Wajah Tirus & Cantik, Nita Thalia Operasi Plastik Rp1 Miliar tapi Malah Alami Kelumpuhan Wajah

Baca: Waspada Gejala Ini! Awalnya Cuma Sesak Nafas Akhirnya Saphira Indah Harus Pergi untuk Selama-Lamanya

Baca: Luna Maya Bershio Babi, Simak Ramalan Shio Babi di Tahun Babi Tanah Jelang Imlek 2019

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Dul Jaelani Sebut Dukungan Maia Estianty, Ayah Saya Cuma Pindah Rumah

Baca: Diramal Cerai Tahun Ini, Hotman Paris Ramal Rumah Tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Seperti Ini

“Kira-kira tiga kali siram, api berhasil dipadamkan. Kebetulan tak jauh dari api ada penampungan air terbuat dari plastik. Biasanya air itu dipakai untuk wudu,” ujarnya.

Menurut perempuan berkerudung itu pelemparan bom molotov itu terjadi Rabu (30/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

“Saat itu saya baru selesai menunaikan salat Isya. Baru saja melakukan salam, tiba-tiba saya mendengar suara aneh menyerupai benda jatuh,” ujarnya.

Dengan mukena yang masih melekat di badan, kata Aisyah, dia menuju ke luar kantin untuk mencari apa yang terjadi.

“Saya kaget, saya lihat api sudah membakar dinding tembok sekolah dan meja kayu,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved