Berita Tabalong

Bangunan Pasar Buah Masih Belum Difungsikan, Pedagang Ini Mengaku Bersedia Direlokasi

Beberapa pedagang buah saat ini masih ada yang menggunakan trotoar untuk berjualan, tak jauh dari gedung saraba kawa di Pusat Kota Tanjung, Kabupaten

Bangunan Pasar Buah Masih Belum Difungsikan, Pedagang Ini Mengaku Bersedia Direlokasi
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Pasar Buah di Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Beberapa pedagang buah saat ini masih ada yang menggunakan trotoar untuk berjualan, tak jauh dari gedung saraba kawa di Pusat Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Beberapa penjual buah serta makanan dan minuman menggunakan lahan yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Pemerintah Daerah Tabalong membangunkan pasar buah yang lokasinya tak jauh dari daerah tersebut.

Bangunan untuk pasar buah justru tergolong mewah dengan menggunakan anggaran Rp 7,5 miliar.

Kepala Disperindag Tabalong M Zain mengatakan pembangunan pasar buah dibuat untuk 17 pedagang.

Diakuinya memang bangunan memang kurang sesuai untuk pedagang buah.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk pemanfaatan bangunan tersebut, pembangunan awal memang untuk pedagang buah," ujarnya.

Baca: Live RCTI! Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Sabtu (2/2) Malam Ini, Manchester City vs Arsenal

Baca: Adik Nagita Slavina Caca Tengker Blak-blakan Bongkar Sifat Asli Raffi Ahmad, Sempat Berseteru?

Baca: KalselPedia - Jembatan Merdeka, Ikon Kota Banjarmasin yang Melintang di Atas Sungai Martapura

Tak jauh dari lokasi tersebut juga ada lapak pedagang yang merupakan bantuan dari CSR PT Adaro Indonesia sebanyak 15 lapak dan juga belum difungsikan.

Terpisah salah satu pedagang buah Mursida mengatakan dirinya sudah dua tahun berjualan ditrotoar, sebalumnya juga pernah direlokasi di bagian dalam jalan namun karena pembeli sangat jauh berkurang dan pinggir sungai juga rawan longsor akhirnya para pedagang pindah.

Mursida, penjual buah yang menggunakan trotoar Kota Tanjung untuk berjuala saat melayani pembeli.
Mursida, penjual buah yang menggunakan trotoar Kota Tanjung untuk berjuala saat melayani pembeli. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati)

Mursida sebelumnya memang pernah mendapatkan informasi bahwa pembangunan pasar yang berada dibelakang trotoar tempat dirinya berjualan memang untuk para pedagang buah.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved