Lapas Wanita Palangkaraya Ricuh

BREAKING NEWS : Sepuluh Jam Lapas Wanita Palangkaraya Ricuh, Penghuni Bakar Kasur dan Lempar Petugas

Para napi melakukan aksi anarkistis dengan membakar kasur dan melempar barang- barang ke arah petugas jaga lapas wanita..

BREAKING NEWS : Sepuluh Jam Lapas Wanita Palangkaraya Ricuh, Penghuni Bakar Kasur dan Lempar Petugas
istimewa
Penghuni Lapas wanita Palangkaraya bakar kasur bentuk protes. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kericuhan terjadi di Lapas Wanita di Jalan Tjilik Riwut Km 40 Palangkaraya, Kalimantan Tengah sejak, Jumat (22/2/2019) pukul 22.00 wib hingga reda , Sabtu pukul 08:30 wib, setelah polisi melakukan pengamanan.

Informasi terhimpun, menyebut pemicu kericuhan lapas wanita yang terletak di Jalan Tjilik Riwut km 40 Kelurahan Tangkiling Kecamatan Bukitbatu, pada Jumat sore, para petugas lapas wanita melaksanakan giat Brifieng.

Saat itu, pintu sel wanita di kunci oleh petugas yang kemudian memicu keributan di lapas wanita mulai, pukul 22.00 wib, terjadi keributan, sejak tengah malam hingga pagi esok harinya mereda, Sabtu pukul, 08.30 wib.

Selanjutnya dilakukan mediasi oleh Kapolres dengan pengawalan puluhan polisi.

Baca: Penghuni Lapas Wanita Palangkaraya Tuntut Kepala Lapas Diganti, Ini yang Jadi Pemicu Kericuhan

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Maia Estianty Lagi Happy Bersama Irwan Mussry, Dul Jaelani: Bunda Tak Peduli!

Baca: 31 Ucapan Selamat Imlek 2019, Tahun Baru China 2570, Bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin

Penghuni lapas, ribut juga dipicu pelayanan dan keterbatasan fasilitas untuk ibadah di Gereja Maupun di Masjid, sehingga para napi melakukan aksi anarkistis dengan membakar kasur dan melempar barang- barang ke arah petugas jaga lapas wanita.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kondisi lapas sudah kondusif setelah dilakukan negosiasi dengan pihak pengelola lapas."Ya, benar sempat terjadi kericuhan, tetapi sudah bisa diatasi," ujarnya.

Sementara itu, kericuhan yang terjadi di Lapas Wanita di Jalan Tjilik Riwut Km 40 Palangkaraya, Kalteng, ternyata dipicu masalah fasilitas lapas yang dinilai terlalu ketat.

Saat melakukan aksi protes membakar kasur dan melempar petugas dengan barang, penghuni lapas menuntut pihak lapas mengganti Kepala Lapas Wanita Palangkaraya.

Petugas kepolisian saat melakukan negosiasi kepada penghuni Lapas Wanita Palangkaraya yang mengamuk membakar kasur di tengah lapangan.
Petugas kepolisian saat melakukan negosiasi kepada penghuni Lapas Wanita Palangkaraya yang mengamuk membakar kasur di tengah lapangan. (istimewa)

Warga binaan juga menuntut pelayanan yang baik, fasilitas tempat ibadah, pendistribusian makanan harus tepat waktu karena selama ini sering lambat.

Namun Kepala lapas Perempuan Palangkaraya, Diah, Sabtu (2/2/2019) mengatakan, pemicunya, lantaran permohonan para penghuni ditolak, seperti meminta kemudahan penggunaan fasilitas telepon selular dan kipas angin.

Halaman
123
Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved